Upaya tersebut dilakukan melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (GEBYAR) dalam rangkaian Festival UMKM 2026 Kabupaten Ketapang, bersama Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) binaan BPJS Ketenagakerjaan Ketapang, Kamis (22/8/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi pelaku UMKM mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Terutama untuk mengantisipasi risiko kecelakaan kerja dan risiko sosial ekonomi yang dapat terjadi kapan saja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang, Dian Zulfikar, mengatakan pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, perlindungan jaminan sosial dinilai penting agar mereka dapat menjalankan usaha dengan lebih aman.
“Pelaku UMKM memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, kami terus mendorong agar para pelaku UMKM memiliki kesadaran untuk melindungi dirinya melalui jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Dian.
Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan bersama PERISAI memberikan informasi mengenai program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pelaku UMKM dan pengunjung Festival UMKM 2026.
PERISAI menjadi salah satu ujung tombak dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Perannya terutama menjangkau pekerja sektor informal dan pelaku UMKM yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial.
Dian berharap kegiatan GEBYAR dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial.
Menurut dia, keberlanjutan usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengembangkan bisnis. Perlindungan terhadap pelaku usaha dan pekerja juga menjadi bagian penting.
“Harapan kami, semakin banyak pelaku UMKM di Ketapang yang sadar akan pentingnya jaminan sosial. UMKM yang kuat bukan hanya dari sisi usahanya, tetapi juga dari sisi perlindungan pekerjanya,” ujarnya.
Melalui kegiatan GEBYAR di Festival UMKM 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang menegaskan komitmennya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, termasuk pelaku UMKM.
Langkah tersebut diharapkan mendorong terciptanya pekerja yang lebih aman, produktif, dan sejahtera. (Ad)
