![]() |
| Bupati Ketapang Alexander Wilyo memberikan keterangan kepada awak media usai menggelar rapat terkait kelangkaan BBM, di Kantor Bupati Ketapang, Senin (12/10/2026) malam. (ist) |
Permintaan itu disampaikan Alex dalam rapat bersama Forkopimda, pihak Pertamina, Terminal Fuel Jobber Ketapang, dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) di Kantor Bupati Ketapang, Senin (12/10/2026) malam.
Alex mengatakan, pasokan BBM untuk Ketapang saat ini masih terbatas. Pertalite memang tersedia, tetapi distribusinya dikurangi untuk mengantisipasi kebutuhan hingga kapal pengangkut BBM tiba dari Banten.
Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Ketapang paling lambat Rabu (14/10/2026). BBM kemudian ditargetkan dapat disalurkan dari Jobber ke SPBU paling lambat Kamis (15/10/2026).
“Mulai besok, distribusi Pertalite dari Jobber ke SPBU agar tetap sesuai kuota, tidak dikurangi. Sehingga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan kita,” kata Alex
Ia meminta Pertamina dan pengelola Jobber memaksimalkan penyaluran BBM setelah pasokan tambahan tiba. Kuota untuk setiap SPBU diminta tetap utuh agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Pertamax akan dijual melalui pengecer
Selain meminta distribusi Pertalite kembali normal, Alex menyiapkan langkah untuk mengurai antrean di SPBU. Pemerintah Kabupaten Ketapang mengizinkan pengecer menjual Pertamax dengan harga yang wajar.
Penjualan tersebut akan dikoordinasikan oleh SPBU. Pertamax dari SPBU dan Pertashop juga diharapkan dapat disalurkan kepada pengecer agar masyarakat memiliki alternatif tempat membeli BBM.
“Untuk pengecer, kita izinkan menjual Pertamax, tapi dengan harga yang wajar, tidak boleh berlebihan,” ujarnya.
Menurut Alex, skema tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di SPBU. Ia juga meminta distribusi BBM menjangkau seluruh Pertashop di Kabupaten Ketapang.
Ia berharap persoalan pasokan dan distribusi BBM tidak kembali memicu kelangkaan maupun antrean berkepanjangan.
Distribusi BBM dibagi untuk pesisir dan pedalaman
Untuk memperlancar pasokan, distribusi BBM di Kabupaten Ketapang akan dibagi berdasarkan wilayah. Daerah pesisir akan dipasok melalui Jobber Ketapang, sedangkan wilayah pedalaman mendapat pasokan langsung dari Depot Pertamina Pontianak.
Alex mengatakan, pemerintah daerah akan mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut. Pada Selasa (13/10/2026), ia berencana mengunjungi Jobber di Sukaharja untuk memastikan distribusi berjalan sesuai arahan.
Ia juga akan memimpin pemeriksaan langsung ke Jobber dan sejumlah SPBU pada Kamis (15/10/2026). Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan kuota penyaluran tidak dikurangi dan hasil rapat dilaksanakan.
“Kita akan pastikan apa yang menjadi hasil rapat pada malam ini. Kuota dari Jobber ke SPBU tidak dikurangi, tetap utuh,” tegas orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut.
Di tengah keluhan masyarakat mengenai sulitnya memperoleh BBM, ia mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. (Ndi)
