-->

27 Pasien Jalani Operasi Celah Bibir Gratis di RSUD dr Agoesdjam Ketapang

Editor: Agustiandi author photo

Proses operasi celah bibir dan langit-langit dilakukan dengan pengawasan ketat tim dokter spesialis di RSUD dr Agoesdjam Ketapang, Sabtu (14/2/2026). (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) - Sebanyak 27 pasien menjalani operasi celah bibir dan langit-langit secara gratis di RSUD dr. Agoesdjam, Sabtu (14/2/2026). 

Direktur RSUD dr Agoesdjam Ketapang, Basaria Rajagukguk, mengatakan para pasien berasal dari berbagai kecamatan, seperti Manis Mata, Air Upas, Sandai, dan wilayah dalam Kota Ketapang. Selain itu, terdapat pula pasien dari Kabupaten Kayong Utara, termasuk wilayah Kepulauan Karimata.

"Awalnya, terdapat 29 pasien yang mendaftar. Namun, setelah melalui proses skrining ketat oleh tim medis, hanya 27 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan operasi, dua pasien lainnya ditunda karena pertimbangan medis," kata Basaria. 

Basaria menjelaskan, program ini merupakan hasil kolaborasi RSUD dr Agoesdjam dengan Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit (YPPCBL) yang berbasis di Bandung. Yayasan tersebut diketuai oleh Dr. Mantra Nandini.

Kegiatan ini tidak dilaksanakan setiap tahun, melainkan bergantung pada kesiapan dan koordinasi lintas pihak. Seluruh biaya operasi ditanggung sepenuhnya oleh yayasan bersama sejumlah sponsor dan mitra. 

Basaria menyampaikan, sebelum tindakan operasi, pasien terlebih dahulu menjalani pendataan dan skrining menyeluruh. Tim medis terdiri atas dokter spesialis anak, radiologi, jantung, paru, bedah mulut, penyakit dalam, dokter umum, tenaga laboratorium, serta paramedis lainnya.

"Pasien yang dinyatakan memenuhi syarat medis langsung dijadwalkan operasi. Sementara yang belum memenuhi kriteria akan ditunda hingga kondisi kesehatannya dinilai memungkinkan," ujarnya. 

Setelah operasi, lanjutnya, pasien dipantau melalui kontak person yang disediakan rumah sakit. Dalam satu bulan ke depan, mereka juga diwajibkan menjalani kontrol lanjutan di RSUD dr Agoesdjam.

Basaria menegaskan, sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUD dr Agoesdjam berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut dia, program operasi celah bibir dan langit-langit tidak sekadar tindakan medis, melainkan juga misi kemanusiaan. Operasi ini diharapkan mampu mengembalikan rasa percaya diri anak-anak serta membuka peluang masa depan yang lebih baik.

“Rumah sakit tidak hanya memberikan pelayanan rutin, tetapi juga harus hadir dalam sisi sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama dengan YPPCBL Bandung dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Dukungan pemerintah daerah juga diharapkan membuat kegiatan bakti sosial ini bisa digelar rutin setiap tahun. (Ad) 

Share:
Komentar

Berita Terkini