![]() |
| Prosesi pengukuhan capon Paskibraka Kabupaten Ketapang jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026). (ist) |
Pengukuhan dilakukan Bupati Ketapang Alexander Wilyo di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Sabtu (15/8/2026). Dalam prosesi tersebut, Alex bertindak sebagai pembina upacara dan menyematkan atribut Paskibraka secara simbolis kepada perwakilan calon anggota.
Alex mengatakan, pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni. Di balik tugas tersebut terdapat tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan kepada putra-putri terbaik Kabupaten Ketapang.
“Pengukuhan pada hari ini bukanlah sekadar sebuah seremoni. Di balik prosesi ini terdapat tanggung jawab, kehormatan, dan kepercayaan besar yang diberikan kepada anak-anak terbaik Kabupaten Ketapang,” ujar Alex.
Ia mengatakan, 27 calon anggota Paskibraka telah melewati berbagai tahapan seleksi dan pembinaan sebelum dipercaya mengemban tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurut Alex, tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih memang hanya berlangsung dalam hitungan menit. Namun, makna yang dibawa jauh lebih besar.
Bendera Merah Putih, kata Alex, merupakan simbol kehormatan, persatuan, perjuangan, dan kedaulatan bangsa Indonesia.
“Jangan sampai nilai-nilai tersebut berhenti setelah tugas Paskibraka selesai. Jadikan pengalaman dan proses yang kalian jalani sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan, membangun karier, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” katanya.
Alex juga menilai proses pembinaan Paskibraka menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Melalui proses tersebut, para calon anggota Paskibraka ditempa untuk memiliki kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, loyalitas, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Ia meminta seluruh calon anggota menjaga kepercayaan yang telah diberikan dan menjalankan tugas dengan disiplin serta penuh tanggung jawab.
“Tanamkan dalam diri kalian bahwa tugas ini adalah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Alex berharap pengalaman menjadi Paskibraka tidak berhenti setelah rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan selesai. Para anggota Paskibraka diharapkan dapat menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, memiliki semangat kebangsaan, dan mampu memberikan kontribusi bagi Ketapang maupun Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Alex juga menyampaikan apresiasi kepada para orangtua yang telah memberikan dukungan, doa, dan motivasi selama proses seleksi hingga pembinaan.
Penghargaan juga diberikan kepada para pelatih, pembina, dan panitia yang telah mendampingi para calon anggota Paskibraka.
“Berdirilah tegak dengan penuh kebanggaan, langkahkan kaki dengan penuh keyakinan, dan kibarkan Merah Putih dengan segenap jiwa dan cinta kepada Indonesia,” pesan Alexander.
Usai pengukuhan, Bupati Ketapang bersama Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada 27 calon anggota Paskibraka.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. Para calon anggota Paskibraka juga menampilkan atraksi dan nyanyian di hadapan bupati, Forkopimda, orangtua, pelatih, pembina, dan tamu undangan.
Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebanggaan menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Ketapang. (Ad)
