Upaya Ekstra Pemkab Ketapang Tanggulangi Karhutla

Editor: Editor : Redaksi author photo
Alaat berat milik pemkab Ketapang digunakan untuk pembuatan kolam penampungan air
Ketapang (Suara Ketapang) - Sepekan terakhir Kabupaten Ketapang dikepung Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Berdasarkan Pengolahan Data Lapan  titik panas di daerah tersebut sempat mencapai angka 123 titik. Kondisi itupun membuat pemerintah Kabupaten Ketapang bekerja ekstra dalam menangani peristiwa rutin tahunan itu.

Selain menyiagakan ratusan personel gabungan yang tergabung dalam tim satgas pemadam Karhutla baik darat maupun udara, Pemkab Ketapang juga mengirim alat berat untuk membuat kolam penampungan air guna memastikan stok air di lokasi Karhutla mencukupi.

"Untuk mengatasi kesulitan air guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan saya telah memerintahkan mobilisasi alat berat eskavator milik pemkab  ke lokasi kebakaran di Pelang," kata Wakil Bupati Ketapang Suprapto S pada Rabu (21/9/2019).
Kondisi ketiadaan air di Lokasi Karhutla
Menurut Suprapto upaya tersebut guna pembuatan kolam penampungan air yang akan digunakan untuk pemadaman api.  "Alat berat dikirim hari sennin sore, kegiatan di lapangan dikoordinir Pak Rudi dari Manggala Agni," sebutnya.

Dari dua unit  alat berat yang disiapkan Pemkab Ketapang, sejauh ini baru satu unit  yang dikirim ke lokasi Karhutla.

"Kita siapkan dua unit,  tapi yang dikirim satu unit sesuai kebutuhan di lapangan, sampai kolam penampungan air sudah cukup sesuai kebutuhan dan (kolam penampungan air) dibuat di beberapa tempat," papar Suprapto.

Informasi terakhir yang berhasil dihimpun, titik panas di Kabupaten Ketapang saat ini, Kamis (22/8/2019) jauh menurun dibanding sebelumnya. Berdasarkan Pengolahan Data Lapan 21 Agustus pukul 07:00 sampai dengan 22 Agustus 2019 pukul 07:00 WIB titik api di Kabupaten Ketapang berjumlah 30 titik. (ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini