Kemeriahan Pawai Ta'aruf MABM Ketapang

Editor: Redaksi author photo
Pawai Taaruf MABM Ketapang
Ketapang (Suara Ketapang) - Ribuan peserta meriahkan pawai taaruf Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Ketapang, Sabtu (28/9/2019) pagi.

Berbagai kalangan mulai dari pelajar ormas dan mahasiswa ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara yang merupakan rangkaian kegiatan  ajang tahunan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) ke II, tahun 2019 tersebut.

Setelah memberikan sambutan Bupati Martin Rantan bersama Wabup Suprapto S, Dandim 1203 Ketapang Letkol Kav Jami'an, Kapolres Ketapang AKPB Yuri Nurhidayat, melepas peserta pawai taaruf di halaman pendopo Bupati Ketapang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh MABM Ketapang tersebut tak hanya diikuti dari suku Melayu saja, namun juga dimeriahkan semua suku dan umat beragama yang ada di Kabupaten Ketapang.

Pada pawai ta'aruf tersebut ditampilkan berupa pakai adat khas etnis. Kendaraan hias  miniatur bangunan berciri khas etnis yang ada di Ketapang juga ditampilkan pada kegiatan rutin tahunan itu.

Pada kesempatan itu Bupati Ketapang Martin Rantan mengucapkan terima kasih kepada MABM yang sudah mampu mengorganisir dan  menyiapkan acara  festival seni Budaya melayu yang  meriah.

Martin mengajak seluruh etnis dan agama yang ada di Kabupaten Ketapang  mendukung suksesnya terselnggaranya acara festival seni budaya adat melayu.

"Dengan acara adat budaya seperti ini saya berharap membuat kita semakin dekat, kedekatan antar suku dan antar agama sehingga terjadi kekompakan untuk saling bersatu dan membangun Ketapang menuju Ketapang maju dan menuju masyarakat sejahtera," kata Martin.

“ Terima kasih juga kepada lembaga- lembaga etnis yang sudah ikut berpartisipasi dan juga kepada SOPD yang sudah mengirim utusan dalam pelaksanaan pawai taaruf ini, saya sudah menadapat laporan bahwa peserta pawai taaruf dimeriahkan dari peserta etnis etnis lain, juga dari SOPD Kabupaten Ketapang “ sambungnya.

Usai melepas peserta Bupati Martin Rantan bersama Wabup Suparpto, Dandim Kapolres menaniki mobil hiasa miniatur lancang kuning kemudian diikuti  barisan drum band pelajar dikuti peserta lainnya dari pengurus MABM yang ada di 20 kecamatan Se Kabupaten Ketapang, perwakilan para etnis yang ada, dengan beraneka hiasan minitur kendaraan dan pakaian adat masing masing. (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini