Wakil Ketua Dprd Hadiri Kajian Pengelolaan Hutan Kota Ketapang

Editor: Redaksi author photo

Wakil Ketua DPRD Ketapang H. Mat Hoji,
Ketapang (Suara Ketapang) - Hutan Kota Teluk Akar Bergantung atau lebih dikenal dengan Hutan Kota Ketapang yang merupakan bagian dari Areal Penggunaan Lain (APL) adalah bagian dari Kota Ketapang yang mempunyai tumbuhan berupa pepohonan yang dibiarkan tumbuh secara alami menyerupai hutan dalam arti sebenarnya. 

Keberadaan Hutan Kota Ketapang tentunya harus dikelola secara baik, untuk itulah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat serta Pemerintah Kabupaten Ketapang berinisiasi untuk membahas serta melakukan diskusi dalam rangka menjajaki dan mendapatkan informasi yang penuh terkait pola pengelolaan Hutan Kota yang berada di Kota Ketapang agar bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.

Wakil Ketua DPRD Ketapang H. Mat Hoji, S.E., mengikuti jalanan diskusi Penyusunan Kajian Pengelolaan Hutan Kota oleh Provinsi Kalimantan Barat dan Peran serta Kabupaten Ketapang yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat melalui Virtual Meeting, Selasa pagi 23/02/2021.

Agenda diskusi tersebut dimoderatori oleh Agung Kalis, S.Hut., ( FP. Kalpor Project di Dinas LHK Prov. Kalbar), diikuti oleh para peserta diantaranya dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, UPT Kementrian LHK di Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Ketapang, Konsultan/Tenaga Ahli, Kalfor Project Team, CSO/NGO/Private Sector. Acara diskusi berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 12.00 Wib, dengan susunan acara diantaranya Arahan sekaligus pembukaan oleh Kepala Dinas LHK Prov. Kalbar Ir. Adi Yani,M.M., dilanjutkan dengan Paparan Penyusunan Kajian Pengelolaan Hutan Kota oleh Provinsi Kalimantan Barat dan Peran serta Kabupaten Ketapang yang disampaikan oleh Lazarus Marpaung, S.H.,M.H., dari PT.Abadi Berkat Khatulistiwa, serta dilanjutakan lagi dengan kegiatan Diskusi sebagai masukan dan tanggapan dari Para Narasumber, dan Kesimpulan. 

Berbagai masukan di sampaikan oleh para peserta diskusi Penyusunan Kajian Pengelolaan Hutan Kota oleh Provinsi Kalimantan Barat dan Peran serta Kabupaten Ketapang termasuk Wakil Ketua DPRD Ketapang H. Mat Hoji yang juga menyampaikan saran dan masukan diantaranya mengenai keberadaan Hutan Kota Ketapang yang kini di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Kita berharap pengelola Hutan Kota Teluk Akar Bergantung atau Hutan Kota Ketapang dapat menyiapkan sarana dan prasarana di Lokasi Hutan Kota tersebut seperti tersedia nya Fasilitas Taman, Gertak yang memadai, Akses jalan-jalan didalam Hutan Kota, dan lain-lainnya yang dapat memudahkan serta menjadi daya tarik masyarakat untuk mengunjungi dan berwisata ke Hutan Kota Teluk Akar Bergantung atau Hutan Kota Ketapang.” Ujar H. Mat Hoji, S.E.

Selanjutnya Wakil Ketua DPRD H. Mat Hoji, S.E., juga menyampaikan jika memungkinkan Pemerintah Kabupaten Ketapang turut ambil bagian untuk menghibahkan anggaran dalam pembangunan sarana dan prasarana yang ada di Hutan Kota Ketapang, dan diharapkan juga dapat mengambil bagian dalam pengelolaan Hutan Kota tersebut, mengingat yang menerima manfaat dan dampak dari keberadaan Hutan Kota tersebut adalah masyarakat Kabupaten Ketapang secara luas sebagai tempat wisata yang menarik dan menjadi sarana Edukasi kepada masyarakat mengenai Hutan dan pelestarian sumber daya hutan, termasuk menjadi sumber pendapatan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat di sekitar Areal Hutan Kota.

“Kedepan Hutan Kota Teluk Akar Bergantung atau Hutan Kota Ketapang harus menjadi salah satu daya tarik Wisata bagi para Wisatawan baik Lokal, Nasional maupun Manca Negara mengingat potensi Hutan Kota yang masih unik baik Flora maupun Faunanya.” tegas Wakil Ketua DPRD Ketapang H. Mat Hoji, S.E.

H. Mat Hoji, S.E, juga mengatakan bahwa mengingat Hutan Kota Akar Bergantung atau Hutan Kota Ketapang ini terletak di dalam Kota Kabupaten Ketapang maka pengelolaan nya harus baik dan Profesional sehingga menjadi Ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Ketapang.(r)

Share:
Komentar

Berita Terkini