Cap Go Meh 2573 di Ketapang Sepi dari Arak-arakan dan Festival Naga

Editor: Redaksi author photo

Suasana Kelenteng Tua Pek Kong Ketapang, Selasa (15/2/2022) siang. (Agustiandi Suara Kalbar).
Ketapang (Suara Ketapang) - Suasana Cap Go Meh 2573 di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat tampak sepi. Tak ada festival dan arak-arakan, apalagi atraksi tatung yang biasa menjadi agenda utama. 

Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Ketapang memang telah memutuskan tidak mengadakan acara apapun yang menimbulkan kerumunan, menyusul aturan pemerintah yang menilai Covid-19 masih ada. 

"Cap Go Meh tahun ini hanya diisi ritual, sembahyang di Kelenteng, sama ibadah di rumah masing-masing, sebagai ucapan syukur, tidak lebih dari itu," kata Susilo Aheng, Selasa (15/2/2022).

Susana Jalan Merdeka Ketapang Kalimantan Barat, Selasa (15/2/2022). (Agustiandi Suara Kalbar).
Susilo Aheng menyampaikan, sebagai warga negara yang baik, pihaknya tetap mematuhi aturan pemerintah. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Tionghoa untuk memaklumi keputusan tersebut. 

"Kalau ada yang melanggar itu diluar koordinasi dari kami," timpalnya. 

Susana Jalan MT Haryono Ketapang Kalimantan Barat, Selasa (15/2/2022). (Agustiandi Suara Kalbar).
Kendati demikian, ke depan pihaknya tetap berharap pandemi segara berakhir sehingga dapat memeriahkan acara-acara khas Imlek dan Cap Go Meh disaat hari besar seperti ini. 

"Sebenarnya kita merasa sedih, namun kite pilih jalan terbaiklah. Kita sangat berharap tahun depan kita bisa kembali melaksanakan seperti sediakala," ujarnya. (Ndi).

Share:
Komentar

Berita Terkini