![]() |
| Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad seorang pria yang diketahui berinisial AEP (21) dari Sungai Pawan Ketapang, Sabtu (24/1/2026). (ist) |
Personel Polsek Muara Pawan yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas menemukan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi mengapung dengan tubuh telah mengalami pembengkakan.
Polisi kemudian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan Satuan Samapta Polres Ketapang dan pihak terkait untuk proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan awal secara kasat mata, petugas belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diketahui berinisial AEP (21), berjenis kelamin laki-laki, berstatus belum menikah, beragama Islam, dan tercatat sebagai pelajar/mahasiswa sesuai identitas kependudukan. Alamat lengkap korban tidak dipublikasikan guna menjaga privasi keluarga.
Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan informasi penemuan tersebut sekaligus berkoordinasi mengenai langkah selanjutnya. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan, jajarannya telah menangani laporan tersebut secara cepat dan profesional.
“Setiap laporan dari masyarakat kami tindak lanjuti secara profesional. Saat ini personel Polsek Muara Pawan bersama satuan fungsi terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban," kata Harris, Minggu (25/1/2026).
Hariris menegaskan, pihaknya mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tidak menarik kesimpulan sebelum mempe hasil pemeriksaan secara lengkap.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ia juga meminta warga tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
“Apabila ada masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi yang berkaitan dengan peristiwa ini, kami harapkan dapat segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian terdekat guna membantu proses penyelidikan,” ujarnya. (Ndi)
