![]() |
| Wahana Waterpark Ketapang. (*) |
Korban diketahui merupakan siswa kelas 1 di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Delta Pawan. Setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke RSUD dr Agoesdjam Ketapang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kasi Humas Polres Ketapang IPTU M Simatupang membenarkan peristiwa tersebut.
"Benar, korban merupakan siswa kelas 1 SD
Korban meninggal dunia setelah bermain di Wahana Waterpark Ketapang," kata Simatupang kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, korban sempat mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.
"Korban sempat mendapat penanganan di RSUD dr Agoesdjam Ketapang, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami insiden saat berada di area wahana air. Polisi masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat berada di lokasi wisata air maupun kolam renang.
"Kurangnya pengawasan terhadap anak menjadi perhatian dalam peristiwa ini," ungkap Simatupang.
Polres Ketapang mengimbau para orang tua, pendamping, maupun pengelola wahana rekreasi untuk meningkatkan pengawasan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
"Kami mengimbau agar anak-anak selalu berada dalam pengawasan saat bermain di wahana permainan, terutama di area air yang memiliki potensi risiko tinggi," tegasnya. (Ndi)
