Salah satu langkah yang ditempuh yakni menjalin koordinasi langsung dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk memperjuangkan penambahan kuota sekaligus memperkuat infrastruktur distribusi energi di Kabupaten Ketapang.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat melakukan audiensi dengan PT Pertamina Patra Niaga di Kantor Sales Area Retail Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (16/7/2026).
Kedatangan Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang disambut Sales Area Manager Kalimantan Barat PT Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Adhi Hidayat.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai langkah strategis untuk menjaga kelancaran distribusi serta menjamin ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat Ketapang.
Bupati Alex mengatakan, Pemkab Ketapang akan melakukan pencermatan terhadap realisasi penyaluran BBM dan LPG sebagai dasar penyusunan usulan kebutuhan riil daerah kepada pemerintah pusat.
"Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar bagi kami untuk mengusulkan penambahan kuota BBM dan LPG kepada Kementerian ESDM maupun BPH Migas agar alokasi yang diberikan sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Ketapang," katanya.
Selain penambahan kuota, Pemkab Ketapang juga mengusulkan pembangunan SPBU 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di sejumlah wilayah yang hingga kini masih memiliki keterbatasan akses layanan BBM.
Menurut Alex, keberadaan SPBU 3T diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di daerah.
Tidak hanya itu, sektor perikanan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab Ketapang akan mengusulkan penambahan kuota BBM untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) guna mendukung aktivitas para nelayan.
Di sisi lain, pemerintah daerah turut mengusulkan peningkatan kapasitas tangki penyimpanan BBM maupun pembangunan fasilitas Jobber BBM baru di Kabupaten Ketapang sebagai langkah memperkuat sistem distribusi dan menjaga keandalan pasokan energi.
Bupati Alex mengapresiasi komitmen Pertamina dalam menjaga pasokan energi di Kabupaten Ketapang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
"Kami akan terus memperjuangkan penambahan kuota BBM dan LPG, pembangunan SPBU 3T, penguatan layanan bagi nelayan melalui penambahan kuota SPBUN, serta peningkatan kapasitas distribusi BBM di Kabupaten Ketapang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang mudah, merata, dan berkelanjutan," tegasnya.
Orang nomor satu di kabupaten Ketapang itu juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM dan LPG secara bijaksana sesuai peruntukannya. Kepada para pengecer, ia meminta agar menjual BBM dan LPG dengan harga yang wajar serta tidak mengambil keuntungan berlebihan.
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Ketapang dan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan penyaluran BBM dan LPG di wilayah tersebut.
Pertamina juga memastikan akan terus melakukan berbagai langkah mitigasi agar distribusi energi tetap berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Pemkab Ketapang dan PT Pertamina Patra Niaga sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, pemantauan, dan evaluasi distribusi BBM serta LPG guna mewujudkan sistem penyaluran energi yang andal, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang. (Ad)
