-->

Tarif Baru KM Dharma Ferry 2 Ketapang–Semarang Berlaku, Tiket Kini Rp360 Ribu

Editor: Agustiandi author photo

KM Dharma Ferry 2 sandar di Pelabuhan Ketapang. PT Dharma Lautan Utama (DLU) resmi menyesuaikan tarif tiket rute Ketapang–Semarang menjadi Rp360 ribu per penumpang. (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) – PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Ketapang Kalimantan Barat resmi menyesuaikan tarif tiket penumpang KM Dharma Ferry 2 untuk rute Ketapang–Semarang mulai 10 Mei 2026.

Kenaikan tarif tersebut dipicu oleh meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan operasional armada kapal penyeberangan.

Manager PT DLU Cabang Ketapang, Syair Mahfud mengatakan, tarif tiket penumpang mengalami kenaikan sekitar dua persen dari harga sebelumnya.

“Per 10 Mei 2026 harga tiket KM Dharma Ferry 2 rute Ketapang–Semarang naik dari Rp345 ribu menjadi Rp360 ribu per orang,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini. 

Menurut Syair, penyesuaian tarif dilakukan untuk menjaga operasional pelayaran tetap berjalan optimal di tengah kenaikan biaya bahan bakar. Meski ada kenaikan harga tiket, pihaknya memastikan pelayanan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama.

“BBM naik sehingga ada sedikit penyesuaian tarif tiket kapal Dharma Ferry 2 tujuan Ketapang–Semarang,” jelasnya.

PT DLU Cabang Ketapang juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi dan tidak menggunakan jasa calo. 

Pemesanan tiket dapat dilakukan langsung di Kantor Cabang DLU Ketapang di Jalan Sisingamangaraja Nomor 126, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, maupun melalui agen resmi yang telah bekerja sama.

Selain itu, calon penumpang juga dapat melakukan pemesanan secara daring melalui aplikasi DLU Ferry yang tersedia di App Store dan Play Store.

Melalui aplikasi tersebut, penumpang dapat memperoleh informasi jadwal keberangkatan, notifikasi perjalanan hingga konfirmasi tiket melalui layanan WhatsApp.

Syair menambahkan, hingga saat ini jadwal keberangkatan dan kedatangan KM Dharma Ferry 2 masih berjalan normal. Kondisi cuaca dan gelombang laut di perairan juga dinilai relatif aman untuk aktivitas pelayaran.

“Untuk kondisi gelombang di bulan Mei ini cenderung aman. Biasanya gelombang tinggi terjadi menjelang akhir dan awal tahun. Yang pasti kami terus mengutamakan kenyamanan penumpang,” pungkasnya. (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play