Bupati Ketapang Undang Anggota Paskibraka Istana Negara ke Pendopo

Editor: Editor : Redaksi author photo
Anggota Paskibraka Istana Negara asal Ketapang di Undang di Pendopo bupati Ketapang. 
Ketapang (Suara Ketapang) - Bupati Ketapang Martin Rantan mengundang Wirendi Angga Rahman Anggota Paskibraka Istana Negara asal Kabupaten Ketapang ke pendopo bupati, Selasa pagi (27/8/2019).

Siswa Kelas dua SMAN 1 Ketapang tersebut tiba di Pendopo Bupati Ketapang didampingi pihak keluarga,  sekolah dan purba paskibraka. Mereka Langsung disambut Bupati Ketapang Marin Rantan dan lalu  berbincang santai di salah satu ruangan di pendopo bupati.

Pada kesempatan tersebut Martin Rantan mengucapkan selamat dan memberikan penghargaan kepada putra Asli Kabupaten Ketapang yang mampu membawa nama baik Ketapang ditingkat nasional.

"Saya selaku kepala daerah mengucapkan terima kasih , dan selamat kepada Angga karena sudah berprestasi, semoga ini menjadi awal yang baik Angga dalam menggapai cita cita dan meniti karir nanti," sebut Martin Rantan.

Pada kesempatan tersebut siswa jurusan IPA yang memiliki tinggi badan 174 centimeter tersebut juga diberikan penghargaan oleh bupati ketapang.

Sementara itu, Wirendi Angga Rahman mengaku senang dan bangga karena dapat diundang langsung oleh orang nomor satu di kabupaten Ketapang. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada bupati ketapang yang telah menerimanya dengan baik dan pendopo bupati.

"Tentunya bangga dan terima kasih kepada bapak bupati yang sangat mengapresiasi saya, sampai mengundang kami ke pendopo," katanya.

Senada yang disampaikan Wirendi, Plt Kepala Sekolah SMAN 1 Ketapang Hudiansyah pun mengucapkan terima kasih pada Bupati Marin Rantan. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Ketapang tetap mendukung prestasi pelajar tak hanya di bidang Paskibraka namun juga bidang bidang yang lain.

"Mudah-mudahan Pemda ketapang bisa mendorong, sehingga anak anak kita bisa berprestasi bukan hanya di bidang ini (Paskibraka) tapi juga bidang bidang yang lain," pungkasnya. (ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini