Pemkab Ketapang MoU dengan Universitas Indonesia

Editor: Redaksi author photo
Bupati Ketapang Martin Rantan bersama Direktur Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro menandatangi nota kesepakatan di ruang rapat rektorat UI Depok, Rabu (19/2/2020).
Jakarta (Suara Ketapang) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang resmi melakukan nota kesepakatan (MoU)  dengan Universitas Indonesia (UI) dalam hal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

Penandatangan nota kesepakatan dilakukan langsung Bupati Ketapang, Martin Rantan bersama dengan Direkrur UI Prof. Ari Kuncoro, Rabu (19/2) di ruang rapat rektorat UI Depok.

Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya mengaku sangat bangga dan mengucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatian Rektor Universitas Indonesia terhadap Kabupaten Ketapang. Ini terbukti dengan dilaksanakanya penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemkab Ketapang dan UI dalam hal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

“Kita menyambut baik nota kesepakatan dalam rangka meningkatkan kapasotas sumber daya manusia, penyelenggaraan kepemerinrahan yang baik, kajian, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, ini juga untuk meningkatkan SDM di Ketapang sebagai upaya mewujudkan visi pak Presiden yakni SDM unggul Indonesia Maju,” ungkapnya, Rabu (19/2/2020).

Ia menjelaskan, Kabupaten Ketapang merupakan Kabupaten terluas di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dengan luas mendapai 31.588 km persegi yang terdiri 20 Kecamatan. Bahkan diakuinya berdasarkan publikasi badan pusat statistik pertumbuhan ekonomi kabupaten ketapang pada tahun 2018 sebesar 7.48%, merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-provinsi kalimantan barat selama 5 (lima) tahun terakhir, sedangkan untuk indeks pembangunan manusia pada tahun 2018 berada pada angka 67,91, dengan tingkat pengangguran terbuka terbesar sebesar 3.50%, tingkat kemiskinan 10,12%, dan indeks gini sebesar 0,23%.

“Berdasarkan data-data makro pembangunan daerah tersebut, di samping menggambarkan prestasi yang cukup baik dalam pelaksanaan pembangunan, namun kami akui masih ada beberapa aspek pembangunan yang masih perlu untuk ditingkatkan, dalam upaya kami mewujudkan visi kabupaten ketapang yakni mewujudkan ketapang maju menuju masyarakat sejahtera, salah satunya mewujudkannya adalah melalui kerjasama dengan pihak universitas indonesia yang kita laksanakan pada saat ini,” akunya.

Untuk itu, setelah ditandatanganinya nota kesepakatan bersama ini, nantinya akan segera ditindak lanjuti dengan perjanjian kerjasama antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Ketapang diantaranya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika dengan pihak fakultas atau lembaga-lembaga kajian Universitas Indonesia sesuai dengan bidangnya.

“Saat ini baru tujuh OPD yang akan melakukan perjanjian kerjasama tapi kedepan bukan tidak mungkin sesuai dengan kebutuhan daerah akan ada OPD lain yang akan menyusul kerjasama, makanya hari ini tujuh Kepala OPD dalam waktu dekat kita minta mematangkan perjanjian kerjasama dengan pihak-pihak terkait di UI,” harapnya.

Ia berharap, nota kesepakatan bersama yang telah ditanda tangani dan akan ditindak lanjuti kerjasama dapat menjadi triger dan pilot project yang outputnya diharapkan memiliki daya ungkit dan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan positif pembangunan yang ada di Ketapang.

“Kami berharap dukungan dari bapak Rektor UI beserta jajaran, baik berupa pemikiran maupun melalui kajian-kajian akademis serta kegiatan pendampingan lainnya dalam upaya kami mewujudkan cita-cita besar, mewujudkan kabupaten ketapang yang maju dan masyarakat sejahtera,” mintanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro mengaku senang dapat melakukan penandatangan nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat dengan Universitas Indonesia, mengenai penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, bahwa UI sebagai universitas tertua dan terkemuka di Indonesia siap menjadi pelopor dan center of excellence, serta sebagai Guru Bangsa. Sesuai dengan namanya yang mengemban nama Negara, maka motto UI ialah UI Untuk Indonesia. Sehingga keberadaannya harus dapat dirasakan dalam mendukung pembangunan di berbagai wilayah di Indonesia.

“Untuk itu, pada kesempatan ini kami menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat,” tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa UI terus membangun tradisi kebersamaan dan resource sharing dalam menyelesaikan masalah nasional dan global di segala bidang kehidupan, khususnya bersinergi dalam meningkatkan kinerja kelembagaan diawali melalui peningkatan kualitas SDM pemda melalui reformasi birokrasi. Tradisi kebersamaan, kolaborasi dan resource sharing dilakukan secara terintegrasi dan simultan antara Akademisi (Perguruan Tinggi), Pemerintah, Industri, Masyarakat dan Media yang kami sebut sebagai kerjasama Penta Helix.

“UI yang berbasiskan akademisi, berperan dalam mendesain program sesuai permasalahan yang ada dimasyarakat berdasarkan kajian multidisplin ilmu, serta melakukan transfer knowledge atau teknologi sesuai kebutuhan masyarakat yang aplikatif atau tepat guna. Hari ini merupakan momentum sangat baik bagi UI maupun Pemkab Ketapang untuk bisa saling bersinergi dengan memperhatikan semua potensi dan unggulan sumber daya masing-masing, guna mempercepat terwujudnya tujuan pembangunan nasional,” pungkasnya. (Ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini