Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal di Tepi Pantai

Editor: Redaksi author photo

Petugas gabungan tengah mengevakusi korban
Kendawangan (Suara Ketapang) - Sesosok mayat nelayan yang sebelumnya dikabarkan tenggelam pada Selasa (17/11) lalu ditemukan tergeletak di tepi pantai Tanjung Sambar (Batu Titi) Dusun Air Hitam Kecil Desa Pembedilan Kecamatan Kendawangan pada Rabu (25/11) petang.


Ka Marnit Pol Air Pos Natai Kuini Kendawangan, Bripka Pol Wahyudin, mengatakan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Hadri seorang nelayan dari Air Hitam Kecil ketika melintasi pantai Tanjung Sambar (Batu Titi) Dusun Air Hitam Kecil Desa Pembedilan Kecamatan Kendawangan. 


“Saat ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi telungkup dan mengenakan celana warna hitam," katanya, Kamis (26/11).


Ia menjelaskan, pada Rabu (25/11) sekitar pukul 17.30 WIB, Hadri, berencana pulang dari bagan menuju rumah dengan melintasi pesisir pantai Tanjung Sambar. Secara tidak sengaja dia melihat mayat tergeletak di tepi pantai. Setelah dipastikan bahwa itu benar-benar mayat, dia kemudian menyampaikan kepada masyarakat lainnya untuk melaporkan penemuan mayat tersebut.


"Baru sekitar pukul 18.30 WIB Marnit Patroli Natai Kuini menerima laporan via telepon adanya penemuan mayat diperairan Tanjung Sambar (Batu Titi). Pada Kamis (26/11) kami mendatangi tempat kejadian perkara dan mengevakuasi mayat tersebut," terangnya.


Ia menambahkan, penemuan mayat tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Kendawangan untuk proses selanjutkan. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan melihat ciri-ciri fisik dan celana yang dikenakan, mayat tersebut adalah Nawang (48) asal Kelurahan Sampit Kecamatan Delta Pawan. Jasad kemudian dibawa ke Puskesmas Kendawangan untuk dilakukan visum untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.


Sebelum ditemukan meninggal dunia, Nawang, mengalami terjatuh dari perahu yang ditumpanginya pada Selasa (17/11) lalu. Saat itu dia dan sejumlah anggota keluarganya akan pergi memancing ke laut lepas Ketapang melalui kuala pendek pukul 07.00 WIB. Satu jam perjalanan ke laut, Nawang jatuh dari perahu yang dinaikinya saat hendak buang air kecil. (Ndi)



Share:
Komentar

Berita Terkini