-->

Alexander Wilyo: Saya Sangat Bahagia dan Terhormat atas Kehadiran Dermalo Martin Rantan

Editor: Agustiandi author photo

Bupati Ketapang Alexander Wilyo (kemeja putih) mengabadikan momen dengan Martin Rantan (kiri) dan sejumlah tokoh masyarakat usai acara halal bihalal di Pendopo Bupati, Jumat (17/4/2026). (Foto : Acik Saad) 
Ketapang (Suara Ketapang) – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengaku bahagia dan merasa terhormat atas kehadiran Bupati Ketapang periode 2016–2025, Dermalo Martin Rantan, dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Pendopo Bupati, Jumat (17/4/2026) malam.

Menurut Alex, kehadiran Martin Rantan menjadi momen penting sekaligus bentuk dukungan moral bagi kepemimpinan saat ini. 

Ia juga menilai Martin Rantan sebagai sosok pemimpin yang memiliki pengalaman dan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Kami berharap beliau dapat terus memberikan saran dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Ketapang,” ujar Alex. 

Dalam kesempatan tersebut, Alex menegaskan komitmennya melanjutkan berbagai program pembangunan, termasuk upaya pemekaran wilayah melalui pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), yang sebelumnya juga diperjuangkan pada masa kepemimpinan Martin Rantan.

Ia mengungkapkan, dari sekitar 300 usulan DOB di tingkat pusat, hanya 39 yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Dari jumlah tersebut, tiga usulan berasal dari Kabupaten Ketapang.

“Tiga DOB yang telah diverifikasi administrasi yakni Kabupaten Hulu Aik, Kabupaten Matan Hulu, dan Kabupaten Jelai Kendawangan Raya,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Ketapang itupun optimistis upaya tersebut akan terus menunjukkan perkembangan positif. 

Ia pun mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan agar rencana pemekaran dapat terwujud.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo (kemaja putih saat menyambut Martin Rantan saat acara Halalin Bihalal di Rumah Jabatan Pendopo Bupati, Jumat (17/4/2026) malam. (foto: Acik Saad) 
Sementara itu, Dermalo Martin Rantan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap solid mendukung kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk dukungan dari sektor swasta.

“Membangun Ketapang tidak mudah. Dibutuhkan kebersamaan, dukungan semua pihak, serta kemampuan keuangan yang memadai,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi perusahaan yang beroperasi di Ketapang agar turut berperan dalam pembangunan daerah, termasuk memenuhi kewajiban plasma kepada masyarakat.

“Perusahaan jangan hanya mengambil keuntungan, tetapi juga harus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya. (Ad)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play