![]() |
| Foto ilustrasi. (*) |
Rakor tersebut dipimpin Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Kapolda Kalbar Pipit Rismanto, serta Ketua Panitia Pelaksana R. Hutajulu. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Forkopimda dan para bupati serta wali kota se-Kalimantan Barat.
Turnamen ini akan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya ajang voli antarklub elit Asia digelar di luar Pulau Jawa. Kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei 2026 di GOR Terpadu A. Yani Pontianak.
Sebanyak delapan klub elit dari berbagai negara Asia dipastikan ambil bagian, di antaranya dari Qatar, Korea Selatan, Kazakhstan, Jepang, Iran, dan Thailand. Sementara Indonesia akan diwakili dua tim, yakni Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya.
Dalam rakor tersebut, Alexander Wilyo menegaskan komitmennya untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut. Ia menekankan pentingnya kesiapan dan kesamaan visi seluruh daerah dalam menyambut event internasional.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Kalimantan Barat merupakan daerah yang aman, kondusif, dan siap menjadi tuan rumah event berskala dunia,” ujarnya.
Ia optimistis, melalui koordinasi yang matang, penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kalimantan Barat.
Dengan sinergi lintas sektor, Kalimantan Barat diharapkan mampu membuktikan diri sebagai tuan rumah event internasional yang profesional dan berdaya saing di tingkat global. (Ad)
