-->

Laskar Jagadilaga Desak Pengawasan Ketat Program MBG di Ketapang

Editor: Agustiandi author photo

Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel, meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ketapang menyusul terungkapnya dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) - Terbongkarnya dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) beserta sejumlah pejabat lainnya menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk di daerah. Di Kabupaten Ketapang, Laskar Jagadilaga meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Panglima Besar Laskar Jagadilaga, Daniel, mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang dinilai berani mengungkap dugaan penyimpangan dalam program andalan presiden tersebut.

Menurutnya, penegakan hukum menjadi langkah penting untuk memastikan Program MBG berjalan sesuai tujuan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

"Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak agar tidak menyalahgunakan program yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, khususnya anak-anak penerima manfaat," kata Daniel, Kamis (4/6/2026).

Ia menilai pengawasan terhadap Program MBG harus dilakukan sejak dini, termasuk di tingkat daerah. Karena itu, Daniel meminta Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melalui Kejaksaan Negeri Ketapang turut aktif memantau tata kelola program tersebut.

Menurutnya, berbagai potensi penyimpangan perlu diantisipasi, mulai dari pengelolaan anggaran hingga penentuan mitra pelaksana program. Transparansi dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan MBG dapat berjalan sesuai aturan.

Daniel menyoroti informasi yang berkembang terkait dugaan praktik jual beli titik dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui yayasan yang terafiliasi dengan pihak tertentu. Ia menilai dugaan tersebut perlu menjadi perhatian serius agar tidak terjadi di daerah.

"Jika tidak diawasi secara ketat, bukan tidak mungkin praktik serupa berpotensi terjadi hingga ke daerah, termasuk di Ketapang. Karena itu seluruh proses harus terbuka dan dapat diawasi publik," ujarnya.

Ia juga mendukung langkah pemerintah pusat yang mendorong penelusuran aliran dana Program MBG oleh lembaga terkait. 

Menurutnya, setiap anggaran yang dialokasikan harus dipastikan digunakan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan.

Sebagai bentuk partisipasi masyarakat, Daniel mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh anggota Laskar Jagadilaga di Ketapang untuk ikut melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Program MBG.

"Kami ingin program ini berjalan baik sesuai cita-cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih sehat," pungkasnya. (Ndi) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play