-->

CMI Salurkan Ribuan Masker dan Obat Tetes Mata untuk Warga Hadapi Dampak Karhutla

Editor: Agustiandi author photo

PT Cita Mineral Investindo Tbk menyalurkan bantuan kesehatan bagi masyarakat sekitar Site Sandai dan Site Air Upas untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat karhutla. (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang)– PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) menyalurkan dukungan kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya di Kabupaten Ketapang. Bantuan ini disiapkan untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bantuan disalurkan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan. Sasaran program berada di sekitar Site Sandai dan Site Air Upas.

Total bantuan yang disalurkan cukup beragam. Di antaranya 1.100 dus masker KN95, 750 box vitamin Enervon-C, 5.950 box obat tetes mata, 389 krat susu steril, serta 52 box oksigen portabel. 

Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi penurunan kualitas udara saat terjadi karhutla.

Manajer CSR CMI Puguh Widagdo mengatakan, bantuan diberikan sebagai langkah preventif. Menurutnya, paparan asap karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat.

“Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memberikan risiko terhadap kesehatan masyarakat. Melalui Program PPM aspek kesehatan ini, CMI berupaya mengambil langkah preventif dengan memberikan dukungan yang dapat membantu masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak karhutla,” ujar Puguh melalui keterangannya, Jumat (18/9/2026). 

Ia mengatakan penanganan dampak karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Masyarakat juga memiliki peran penting, terutama dalam menjaga kesehatan dan lingkungan di tengah kondisi udara yang memburuk.

“Dukungan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar Site Sandai dan Site Air Upas. Yang lebih penting, kami ingin mendorong kesadaran bahwa menjaga kesehatan dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Selain masker, bantuan obat tetes mata dan oksigen portabel disiapkan untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat. CMI juga mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan apabila kualitas udara mulai menurun akibat asap.

Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan PPM CMI di bidang kesehatan. Perusahaan menyatakan program diarahkan agar keberadaan kegiatan operasional turut memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja.

CMI juga menyatakan akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi potensi dampak karhutla.

Bagi masyarakat, penggunaan masker yang sesuai, menjaga kondisi tubuh dan memperhatikan kondisi kesehatan menjadi langkah penting ketika kualitas udara memburuk akibat asap karhutla. (Ad) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play