![]() |
| Foto ilustrasi Gemini AI, Bupati Ketapang Alexander Wilyo. (Agustiandi/Suarakalbar.co.id) |
Hujan yang berlangsung cukup lama itu diikuti penurunan jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Ketapang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyambut baik turunnya hujan, terutama di Kendawangan yang menjadi salah satu wilayah dengan sebaran hotspot cukup banyak.
Berdasarkan data BMKG Kalimantan Barat yang diolah pada Sabtu (24/10/2026), terdeteksi 55 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kabupaten Ketapang. Sebagian besar titik tersebut berada di Kecamatan Kendawangan.
Namun, setelah hujan turun pada Minggu sore, jumlah hotspot mengalami penurunan tajam. Berdasarkan pantauan melalui aplikasi SiPongi pada pukul 16.40 WIB, jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Ketapang tercatat tersisa satu titik.
"Puji Tuhan, Alhamdulillah, hujan sore ini turun di lokasi titik hotspot, Kendawangan dan Manis Mata. Kita juga berharap hujan turun merata, tidak hanya di Ketapang, tetapi juga di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ujar Alex, Minggu petang.
Meski titik panas berkurang, Alex mengatakan kabut asap di Ketapang masih pekat. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di luar wilayah Ketapang serta arah pergerakan angin.
"Arah angin yang menyebabkan kabut di kita ini masih pekat. Angin bergerak dari arah timur ke Barat, kemudian dari Selatan ke Utara," papar Alex.
Orang nomor satu di Kabupaten Ketapang itu juga menyampaikan semangat kepada petugas gabungan yang selama berbulan-bulan berjibaku memadamkan Karhutla di Ketapang.
Ia mengajak masyarakat tetap optimistis. Tidak saling menyalahkan dan terus berupaya bersama menghadapi karhutla.
Alex juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apa pun.
"Kita tetap optimistis. Kita tidak boleh membakar dulu. Jangan bakar lahan dalam bentuk dan tujuan apa pun," tegasnya.
"Kita berdoa bersama, tidak usah saling menyalahkan, berikhtiar bersama. Semoga di seluruh Tanah Kayong dan wilayah Kalimantan segera turun hujan," tutup Alex. (Ad)
