AJK Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Al-Akbar

Editor: Editor : Redaksi author photo
Aliansi Jurnalis Ketapang saat salurkan bantuan di Panti Asuhan Al Akbar
Ketapang (Suara Ketapang) - Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) menyalurkan bantuan ke Panti Asuhan Al-Akbar, yang beberapa hari lalu mengalami peristiwa kebakaran. Bantuan yang diberikan berupa pakaian layak pakai dan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban anak anak panti asuhan yang diterpa musibah.

Perwakilan  jurnalis  media, Theo Bernadhi  mengaku kalau bantuan yang disalurkan pihaknya merupakan hasil dari iuran dari beberapa rekan-rekan media yang ada di Ketapang.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian rekan-rekan media terhadap sesama," ungkapnya, Kamis (29/8/2019).

Ia melanjutkan, kalau rekan-rekan media yang tergabung dalam AJK, tentunya memiliki komitmen untuk turut serta membantu pihak-pihak yang membutuhkan sesuai dengan kemampuan yang ada. Apalagi AJK terbentuk bukan hanya sebagai wadah silaturahmi tetapi juga diharapkan mampu menjadi wadah sosial untuk saling membantu antar sesama.

"Kita berharap, pihak terkait yang memiliki tanggung jawab melekat terhadap panti asuhan baik Pemda melalui instansi terkait peka terhadap kondisi seperti ini, tidak hanya memberi bantuan saat terjadi musibah tetapi juga dapat memberikan bantuan secara rutin kepada panti asuhan-asuhan yang ada sesuai dengan aturan yang ada," mintanya.

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Al-Akbar, Iswandi mengaku senang atas perhatian dan kepedulian banyak pihak termasuk rekan-rekan wartawan yang turut menyalurkan bantuan kepada pihaknya atas musibah yang diterima pihaknya.

"Bantuan ini sangat beharga dan bermanfaat bagi anak-anak, baik itu pakaian maupun uang yang dapat dipergunakan untuk perlahan membangun kembali ruangan yang terbakar," akunya.

Ia melanjutkan, kalau kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu menurutnya memang tidak menelan korban jiwa, namun membuat pakaian dan barang-barang beberapa anak panti asuhannya ludes terbakar, selain itu yang membuatnya merasa sedih rasa trauma yang dirasakan anak-anak panti asuhannya khususnya yang ruangannya terbakar.

"Saat ini paling penting bagaimana kami dapat memberikan semangat dan menghilangkan rasa trauma di anak-anak, setelah itu baru perlahan membangun ruangan baru sesuai dengan kemampuan yang kami miliki," tukasnya. (ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini