Lomba Dayung Dandim Cup 2019

Editor: Redaksi author photo
Dandim 1203/KTP Letkol Kav Jami'an (kanan) menyerahkan dayung secara simbolis pada Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Farhan (kiri) 
Benua Kayong, (Suara Ketapang) - Komando Distrik Militer (Kodim) 1203 Ketapang menggelar perlombaan dayung di Sungai Pawan depan Keraton Matan Jalan Pangeran Kusuma Jaya Kelurahan Mulia Kerta Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, (Sabtu 26/10/2019).

Kegiatan rangkaian HUT ke 74 TNI yang diikuti 63 Tim dari dua kabupaten tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Farhan. Kegiatan ini pun mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat sekitar.

Menurut Farhan, lomba dayung yang diselenggarakan Kodim 1203 Ketapang ini merupakan bukti bahwa olahraga dayung telah menjadi salah satu olahraga favorit masyarakat Kabupaten Ketapang.

"Terbukti dengan animo masyarakat yang tinggi untuk mengikuti perlombaan Dayung Dandim Cup tahun 2019 yang diadakan atas kerjasama antara Kodim1203  dan Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Ketapang," katanya.

Farhan mengatakan, selain untuk mempererat persatuan dan kesatuan, kegiatan ini juga untuk menggali potensi atlet  berbakat yang dapat diproyeksikan ke yang lebih tinggi.

"Awali pertandingan ini dengan semangat dan akhiri pertandingan dengan selamat", ujarnya.
Lomba Dayung Dandim Cup 2019 yang dihelat di Sungai Pawan Ketapang  
Sementara itu Dandim 1203 Ketapang Letkol Kav Jami'an mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan ucapan terima kasih kepada Pemda Ketapang  beserta dinas terkait yang turut berpartisipasi terselenggaranya kegiatan Lomba Dayung Dandim Cup ini dapat terlaksana.

"Tujuan dari kegiatan kejuaraan lomba dayung ini adalah untuk mencari bibit-bibit atlet yang muda, sehingga bisa melahirkan para atlet pendayung Ketapang yang mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional," katanya.

Menurutnya, dayung perahu sampan merupakan tradisi yang harus dipertahankan. Selain masih digunakan sebagai alat transportasi, hingga kini sampan juga masih dijadikan sebagai sarana mata pencaharian nelayan.

"Pelaksanaan perlombaan dayung  ini dapat memberikan pengalaman dan pelajaran berharga dalam pengembangan potensi diri para pencinta olahraga dayung berbakat di Ketapang serta mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas yang ada dalam semangat pemuda sebagai tulang punggung bangsa Indonesia," katanya.
Foto bersama para pemenang lomba 
Dari hasil perlombaan, juara pertama diraih oleh tim Bidas, juara kedua Tim MHU (2) sementara juara ketiga disabet oleh tim Koramil Laur.

Selanjutnya peringkat keempat direbut tim Pikacu, peringkat keenam tim Petarung Pawan dan tim Harapan Baru, tim MHU (3), tim Ketapang Kayong masing masing sebagai peringkat ke enam tujuh dan delapan. (Ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini