Puncak Perayaan Cap Go Meh akan Digelar 1 Hari 1 Malam di Ketapang

Editor: Redaksi author photo
Atraksi Replika Naga di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Kamis (6/2/2020) 
Ketapang (Suara Ketapang) - Puncak perayaan Cap Go Meh 2571  di Kabupaten Ketapang akan dilaksanakan satu hari satu malam yang akan dimulai besok 8 januari 2020.

Sesuai jadwal, pada Sabtu pagi sekitar pukul 08;00 WIB akan dimulai rangkaian kegiatan puncak perayaan Cap Go Meh. Ritual akan dimulai di Kelenteng Tua Pek Kong sebagai titik awal ritual perayaan.

Ketua Panitia Cap Go Meh 2020 Kabupaten Ketapang Lim Samson menjelaskan,  jalur yang akan dilewati replika naga, barongsai dan tatung berawal dari Tugu Tolak Bala – Pasar Kayong – Jalan dr. Suharso – Jalan RA. Kartini – Pasar Baru Blok A – Jl. Diponergoro – Jalan MT. Haryono – Jl. Merdeka – Klenteng Tua Pek Kong, setalah itu menuju Pendopo Bupati dan Kembali ke Kelenteng Tua Pek Kong.

Pada malam harinya yakni pukul 19;00 WIB akan dilanjutkan dengan atraksi dan pawai Cap Go Meh naga, barongsai, tatung, kendaraan hias hingga pesta kembang api di delapan titik persimpangan jalan. 

“Malamnya, ada pawai lampion, ada tatung juga sebagian ikut, ada replika naga, ada barongsai 11 ekor, terus ada perlombaan mobil hias antar etnis dan komunitas juga ikut,” kata Ketua Panitia Cap Go Meh 2020 Lim Samson,” Jumat (7/2/2020).

Menurut Lim Samson, Perayaan Cap Go Meh ini juga dimaksudkan untuk pembauran antar etnis. Perayaan Cap Go Meh sejatinya tak hanya milik etnis Tionghoa saja namun juga seluruh etnis yang ada di Kabupaten Ketapang.

Sementara itu Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Ketapang Susilo Aheng mengatakan dengan perayaan Cap Go Meh ini dapat meningkatkan silaturahmi antar etnis yang selama ini sudah terjaga dan terawat dengan sangat baik.

“Tahun ini merupakan awal dari gagasan yang selama ini kita bangun,dan kedepan tidak menutup kemungkinan di tahun depan kita dapat melibatkan seluruh etnis dalam kepanitaan peryaan Cap Go Meh,” katanya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Ketapang Farhan pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan acara budaya yang akan digelar besok, (8/2). Menurut Farhan perayaan Cap Go Meh perlu terus dilaksanakan guna melestarikan budaya. Perayaan Cap Go Meh  menjadi salah satu budaya yang menarik yang dimiliki Kabupaten Ketapang.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang mengapresiasi khususnya bagi etnis Tionghoa yang telah membuat sebuah kegiatan untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh," kata Farhan.

Farhan berharap perayaan Cap Go Meh dapat memberikan inspirasi  budaya  bagi seluruh etnis yang ada di Kabupaten Ketapang. (Ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini