Heronimus Tanam Buka Acara Adat Bejujokng

Editor: Redaksi author photo
Assiten III  Setda Ketapang Heronimus Tanam buka ritual Bejujokng di gedung dan halaman SDN 10 Usaba Gerai Desa Gema Kecamatan Simpang Dua pada Senin (2/3/2020). 
Ketapang (Suara Ketapang) - Desa Gema Kecamatan Simpang Dua melaksanakan ritual adat Bejujokng di gedung dan halaman SDN 10 Usaba Gerai Desa Gema Kecamatan Simpang Dua pada Senin (2/3/2020). Ritual yang dikenal masyarakat dengan sebutan Bejujokng ini digelar sebelum pelaksanaan panen padi masyarakat.

Bupati Ketapang yang diwakili Asisten lll Setda Bidang Administrasi Umum, Heronimus Tanam, membuka kegiatan tersebut. Tanam datang bersama rombongan OPD lainnya untuk membuka sekaligus mengikuti ritual adat yang memang rutin digelar oleh masyarakat Desa Gema sebelum panen. Masyarakat desa pun hadir dan memeriahkan kegiatan tersebut.
Atas Pemerintah Daerah Ketapang, Tanam mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Desa Gema, karena masih melestarikan adat istiadat. Selain itu, pelaksanaan adat istiadat juga masih dilakukan dengan cara yang sama seperti dulu. "Ini mengingatkan kita semua dengan tata cara beradat yang harus kita kenang di masyarakat ini," kata Tanam.

Tanam menjelaskan, nama ritual adat dari desa dengan desa yang lainnya itu memang berbeda. Mungkin di tempat lain nama ritual ini bukan Bejunjokng, tetapi semua ritual itu dilaksanakan dalam rangka sebelum panen dengan makna yang sama dengan ritual adat yang dilaksanakan di Desa Gema. "Pada intinya ritual ini memiliki tujuan yang sama. Yang terpenting adalah melestarikan adat istiadat," jelasnya.

Tanam mengucapkan terimakasih karena masyarakat masih terus menyelenggarakan ritual adat ini secara rutin. "Kami berharap pada ritual adat dapat melibatkan pemuda juga supaya mereka mengerti tentang ritual adat ini. Dengan demikian adat istiadat tidak terlupakan dan dapat terus dilestarikan dengan generasi perus berikutnya," tutupnya. (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini