Satu Pasien Asal Tiongkok Diisolasi di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang

Editor: Redaksi author photo
Satu orang pasien asal Tiongkok tengah ditangani petugas medis di pintu masuk IGD RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Selasa malam (3/3/2020). 
Ketapang (Suara Ketapang) - Rumah Sakit Dokter Agusdjam Ketapang kedatangan pasien asal Tiongkok, Selasa malam (3/3/2020).

Berdasarkan pantauan, sebelum pasien itu tiba, petugas rumah sakit dengan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sudah bersiap menyambut pasien tersebut. 

Sekitar pukul 22:30 WIB pasien asal Tiongkok tiba di pintu masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. agoesdjam dan langsung dibawa petugas medis ke ruang isolasi. Pasien tiba di depan pintu IGD RSUD dr Agoesdjam Ketapang ditemani satu orang temannya yang merupakan penerjemah.
Pasien dibawa ke ruang isolasi RSUD dr. Agoesdjam Ketapang 
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Agoesdjam Ketapang, dr. Feria Kowira membenarkan pihaknya saat ini tengah menangani pasien yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok. Pasien itu berjenis kelamin laki-laki.

"Tadi malam kronologisnya kita kedatangan pasien Mr. X sekitar pukul 22:30 WIB dengan ciri-ciri ada batuk, ada demam selama beberapa hari, sesuai dengan prosedur tetap kita jalani protap, diisolasi karena ada dugaan, kami tangani sesuai dengan prosedur," katanya kepada wartawan, Rabu Siang (4/3/2020).
Pihak RSUD dr. Agoesdjam Ketapang memberikan keterangan kepada awak media, Rabu siang (4/3/2020). 

Pihak rumah sakit juga memastikan sudah melakukan tindakan penunjang seperti rontgen dan mengambil sampel dahak pasien. Pihak rumah sakit menyatakan pasien tidak melakukan perjalanan ke luar negeri sejak Februari.

"Kita lagi menunggu hasil uji dahak tenggorokan. Hasilnya belum kita pastikan kapan, ini masih dugaan dan observasi masih kita lanjutkan," tambahnya.

"Kondisi hingga siang ini sudah mulai membaik demam sudah mulai menurun. dari hasil rontgen dari dokter radiologi kita masih dikatakan dalam keadaan baik, tidak menunjukkan tanda-tanda pneumonia," jelasnya.

"Pasien tetap kita isolasi dan sesuai prosedur dan kita rawat dengan protap yang ada di rumah sakit," sambungnya.

Ia mengimbau agar masyarakat Kabupaten Ketapang tetap tenang dan tidak panik. Pihak rumah sakit menurutnya akan bersatu padu supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Misalnya ada gejala tetap kami kerja sesuai dengan prosedur jadi masyarakat diharapkan tetap tenang," pungkasnya. (Ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini