Bantu Pemda Tangani Covid-19, ASN Ketapang Angkatan 2019 Serahkan Batuan APD dan Sembako

Editor: Redaksi author photo
ASN Kabupaten Ketapang angkatan 2019 turut berperan membatu Pemerintah dalam mencegah dan menekankan Covid-19 dengan memberikan bantuan APD hingga sembako ke rumah sakit dan Posko Covid-19 di Kabupaten Ketapang
Ketapang (Suara Ketapang) - Aparatur Sipil Negera (ASN) Kabupaten Ketapang angkatan 2019 turut berperan dalam membantu Pemerintah dalam mencegah dan menekankan penyebaran Covid-19.

Mereka menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa hazardous materials (hazmat), masker, sarung tangan, hand sanitizer, buah-buahan, vitamin, suplemen makanan hingga  sembako ke beberapa  Posko Covid-19 Ketapang.

"Selain Posko Covid-19 Kabupaten Ketapang kami juga menyerahkan bantuan ke Tim Relawan Insan Peduli Ketapang, Puskesmas Marau, Puskesmas Manismata,  Ruang IGD dan ruang Lab dan Isolasi RSUD Agoesdjam Ketapang," terang satudiantara ASN Kabupaten Ketapang angkatan 2019, RD Setyoko, Jumat (10/4/2020).

RD Setyoko mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut merupakan hasil penggalangan dana para ASN angkatan 2019.
"Harapan kita dengan adanya peran ASN angkatan 2019 ini, kita dapat membantu masyarakat dan tenaga medis yang berdampak langsung terhadap menangkal penyebaran Covid-19," ujarnya.

Sementera itu, Staf Bagian Humas dan Protokol Pemda Kabupaten Ketapang S. Hadi mengatakan, kegiatan inspiratif yang digagas oleh ASN 2019 tersebut sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal ini tim gugus penanggulangan Covid-19 atau bagian Humas.

Hadi mengatakan, bahwa kegiatan semacam ini sangat bagus. Sejalan dengan apa yang dilakukan pemerintah, dengan pembentukan Tim Relawan terkait dengan penangan Covid-19 di Kabupaten Ketapang, yaitu SK Bupati No. 260/Kesra-C/2020 tanggal 24/03/2020 tentang Pembentukan Tim Relawan.

"Tanpa mengurangi rasa hormat pada Gugus yang telah dibentuk pemerintah, kegiatan semacam ini patut untuk diapresiasi," terang ayah empat anak tersebut.

Menurutnya, kesadaran berbagi tanpa tendensi, murni karena dorongan rasa humanis, dari pihak manapun perlu diapresiasi.

Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari sesama masyarakat.

“Bila hal ini terjadi di setiap desa, kelurahan, kecamatan bahkan tingkat kabupaten, maka akan banyak masyarakat terdampak merasa diperhatikan oleh kita semua," pungkasnya. (Ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini