Setelah Cuti Kampanye 71 Hari, Martin Rantan Kembali Jabat Bupati Ketapang

Editor: Redaksi author photo

Bupati Ketapang Martin Rantan (kiri) menerima kunci mobil dinas dari PJ. Sekda Kabupaten Ketapang Heroninus Tanam, Minggu (6/12/2020) dini hari. 
Ketapang (Suara Ketapang) - Setelah cuti kampaye selama 71 hari, Martin Rantan kembali menjabat sebagai Bupati Ketapang, Minggu (6/12/2020). Pemerintah Kabupaten Ketapang pun kembali memberikan fasilitas jabatan bupati yang salah satunya berupa mobil dinas kepada orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut.


Penyerahan mobil dinas diserahkan secara langsung oleh Penjabat Sekda Kabupaten Ketapang Heroninus Tanam kepada Martin Rantan di pendopo bupati, tepat pukul 00:00 WIB (6/12). Serah terima aset Pemkab sebagai fasilitas bupati itu turut disaksikan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ketapang. 


Bupati Ketapang Martin Rantan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya di lingkungan Pemkab Ketapang. Ia merasa bersyukur karena dapat kembali berada di tengah - tengah pemerintah sebagai kepala daerah. 

Bupati Ketapang Martin Rantan tengah memberikan kata sambutan di hadapan sejumlah Kepala OPD di pendopo Bupati, Minggu (6/12/2020).

"Setelah melakukan cuti kampanye 71 hari sebagai calon Bupati dan sudah berakhir hari ini, saya merasa bersyukur karena bisa bergabung lagi di lingkungan Pemkab Ketapang," katanya. 


Di kesempatan itu, Martin turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab. Pasalnya, sewaktu masa kampanye dirinya selalu menjaga jarak.


"Ketika dalam masa kampanye, saya sengaja jaga jarak. Itu saya lakukan supaya semua ASN dapat menjaga netralitas dalam Pilkada, saya tidak mau ada yang tidak netral," ucapnya.


Menyangkut tata kelola kepemerintahan, ia menilai berjalan baik meskipun dirinya menjalani cuti. Dia berharap, dengan kembalinya menjabat Bupati bisa lebih ditingakatkan dan semua OPD dapat terus bersinergi.

Mobil dinas bupati Ketapang

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah yang telah menjalankan tugas kepemerintahan dengan baik semasa saya cuti. Saya harap kita terus bersinergi," timpalnya.


Mantan Anggota DPRD Kalbar ini menambahkan, sebagai Kepala Daerah, mulai hari Minggu (6/12) ia akan langsung melakukan pemantauan guna memastikan Pilkada Ketapang tahun 2020 berjalan aman, damai dan tertib.


"Nanti saya juga akan lihat netralitas para ASN dan penyelenggara, baik KPU maupun Bawaslu. Hari senin saya langsung lakukan pengecekan di lapangan," tuturnya.


Selanjutnya, dia akan kembali menjalankan tugas rutin sebagai Kepala Daerah. Di antaranya memaksimalkan APBD Perubahan maupun Murni 2020 supaya berjalan lancar, sehingga proses pembangunan dan keperintahan tahun 2020 bisa diakhiri dengan baik.


"Sesudah itu, karena bulan Januari masuk APBD 2021 dan sudah disahkan, menjadi tugas dan kewajiban Bupati melalukan upaya memepercepat proses penyelenggaraannya. Tidak hanya Bupati, juga jadi tugas jajaran pemerintah, terutama OPD sebagai penyelenggara program - program Pemkab," lugasnya.


Adapun yang lain, tentunya bersama dengan masyarakat terus menjaga keharmonisan dan semangat persaudaraan agar di Ketapang tetap kondusif. Dengan demikian, proses pembangunan dapat berjalan maksimal.


"Kita harus selalu menjaga keharmonisan dan persaudaraan. Bahwa Ketapang, apapun yang terjadi, semua harus tetap bahu memabahu membangun Kabupaten Ketapang," tambah Ketua DPD Golkar Ketapang itu.


Sementara itu, Pj. Sekda Kabupaten Ketapang Heroninus Tanam menyampaikan, terhitung mulai 6 Desember 2020, Pemda Ketapang telah mengembalikan fasilitas jabatan bupati. Pengembalian dilaksanakan lantaran masa cutinya berakhir dan kembali menjabat Bupati.


"Sesuai undang - undang, ketika awal cuti Pemda menerima penyerahan seluruh sarana maupun aset yang melekat di jabatan Bupati. Berhubung masa cuti itu berakhir, maka malam ini fasilitasnya dikembalikan seperti semula," pungkasnya. (Ndi).


Share:
Komentar

Berita Terkini