Ketapang 'Dikepung' Banjir Pasang Air Laut

Editor: Redaksi author photo

Jalan Arif Rahman Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong menjadi salah satu titik banjir lantaran pasang air laut. 
Ketapang (Suara Ketapang) - Pasang air laut yang bersamaan dengan guyuran hujan membuat sejumlah ruas jalan di Kabupaten Ketapang terendam banjir. Genangan air bahkan masuk kedalam rumah warga. 

Pemukiman di Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong menjadi salah satu kawasan yang terparah akibat fenomena ini. Tinggi air bahkan paha orang dewasa. 

"Seingat saya banjir pasang air laut ini yang paling parah. Air mulai naik tadi pagi sekitar pukul 05:30 sampai sekarang belum ada tanda-tanda air surut," ucap Darul (32) warga Jalan Arif Rahman Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong, Rabu (13/1/2021) siang. 

Rumah warga di Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong digenangi air hingga setengah lutut orang dewasa. 
Tak hanya pemukiman warga, air juga menggenangi jalan raya. Seperti terpantau di kawasan Jembatan Pawan I dan Jalan Merdeka. Dititik-titik tertentu, air bahkan sampai lutut orang dewasa. Antrean kendaraan pun mengular akibat pengemudi yang harus memperlambat laju kendaraannya. Akibatnya tak sedikit kendaraan yang mogok karena harus menerobos banjir. 

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, pada tanggal 14 sampai 16 Januari ini, pasang maksimum air laut terjadi pada pukul 07:00 hingga 10:00 pagi. 

Antrean kendaraan mengular akibat pengemudi yang harus memperlambat laju kendaraan. 
Tak hanya pasang maksimum air laut, gelombang tinggi juga akan berpeluang terjadi di perairan Ketapang dan Kendawangan dengan tinggi gelombang 1,25 hingga 2 meter. Nelayan dan masyarakat diimbau tetap waspada, terlebih yang bermukim di daerah pesisir dan bantaran sungai. (Ndi). 

Share:
Komentar

Berita Terkini