Simak, 'PAKAR' Martin-Farhan Dalam Mewujudkan Visi Misi Mereka

Editor: Redaksi author photo

Wakil Bupati Ketapang Farhan saat  rapat paripurna penyampaian pidato pertama Bupati Ketapang terpilih hasil pilkada 2020, di DPRD Ketapang, Senin (22/3/2021).
Ketapang (Suara Ketapang) - Melanjutkan Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera menjadi visi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang Martin Rantan-Farhan dalam kepemimpinan mereka hingga lima tahun mendatang. 

Sementara misinya yaitu kepemerintahan yang handal terpercaya dan berwibawa dalam pelayanan publik. Melanjutkan peningkatan pembangunan infrastruktur daerah. Sumber daya manusia yang memiliki daya saing. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa yang merata dan berkeadilan. Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang dan memperkokoh landasan perekonomian masyarakat.

"Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, kami memiliki "Pakar" atau Panca Karya yang menjadi prioritas dalam menjalankan kepemimpinan kami," ujar Wakil Bupati Ketapang Farhan pada rapat paripurna penyampaian pidato pertama Bupati Ketapang terpilih hasil pilkada 2020, di DPRD Ketapang, Senin (22/3/2021).

Farhan memaparkan "Pakar" yang pertama yaitu Ketapang sehat. Pemerintah Kabupaten Ketapang menginginkan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terjamin terjangkau dan merata melalui pembangunan dan pengembangan fasilitas kesehatan seperti Posyandu, Puskesmas, rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. 

"Pengadaan sarana fasilitas pelayanan kesehatan termasuk obat, vaksin dan alat penunjang medis lainnya, peningkatan pengelolaan pelayanan kesehatan yang meliputi pelayanan kesehatan, ibu bersalin, bayi baru lahir, balita, usia pendidikan dasar, usia produktif, usia lanjut, penyakit menular dan penyakit tidak menular," papar Farhan.

"Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pemerataan penempatan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang," sambung Farhan.

Yang kedua, lanjut Farhan, yakni Ketapang Cerdas. Mengelola pemerintahan dengan cerdas agar menjadi baik, inovatif, akuntabel, efisien dan bebas KKN, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akuntabilitas kinerja dan keuangan ,baik dari sisi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengembangan, pengendalian dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah serta optimalisasi pendapatan daerah. 

"Peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat terstruktur dan berbasis teknologi yang secara bersamaan dengan pengusulan rencana pemekaran daerah otonomi baru (DOB). Selain itu dalam rangka penyebarluasan jaringan informasi telah dilaksanakan upaya melalui kerjasama dengan pihak ketiga," papar Farhan.

Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dengan meningkatkan persentasi akreditasi pendidikan usia dini dan dasar, pemerataan tenaga pendidikan dan kependidikan di seluruh Kabupaten Ketapang dan meningkatkan jumlah cakupan peserta didik yang diberikan bantuan beasiswa.

"Peningkatan prestasi dan peran pemuda dalam pembangunan seperti pada bidang olahraga, kepramukaan dan kewirausahaan dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukung kepemudaan seperti gedung olahraga, youth creative center dan penyelenggaraan event kreatif, serta peningkatan dan pengembangan tata kelola pemerintahan desa seperti halnya melanjutkan program desa mandiri," papar Farhan.

Pakar yang ketiga yakni , Ketapang nyaman. Farhan menjelaskan, Ketapang nyaman adalah pembangunan infrastruktur yang akan mendatangkan aksesbilitas, tempat tinggal dan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat Kabupaten Ketapang melalui peningkatan rumah layak huni dan rumah tangga dengan sumber air minum yang layak. 

"Peningkatan ketersediaan jalan dan jembatan kondisi mantap, peningkatan kualitas dan kuantitas pemanfaatan sumber daya alam dan penataan ruang yang asri dan berkelanjutan, peningkatan rasio konektivitas, termasuk relokasi Bandara dan penerangan jalan umum serta peningkatan drainase dan irigasi kondisi baik," papar Farhan.

Pakar yang ke empat yakni, Ketapang Peduli. Menurut Farhan, Ketapang peduli yakni dengan meningkatkan derajat hidup masyarakat agar lebih peduli dengan meminimalisir kesenjangan sosial. melindungi perempuan dan anak menjaga satu sama lain dan memberikan manfaat yang lebih membutuhkan.

"Hal tersebut dapat dicapai melalui peningkatan perlindungan terhadap perempuan dan anak, peningkatan perlindungan terhadap petani dan nelayan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, peningkatan jumlah bantuan kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial dan pemberian bantuan ibadah keagamaan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama serta melanjutkan program hibah kepada sarana ibadah," jelasnya. 

Pakar yang kelima, lanjut Farhan adalah Ketapang Sejahtera. Farhan mengatakan, Ketapang Sejahtera dapat tercapai dengan membangun dan menjaga agar perekonomian kuat dengan merangkul sumber daya manusia dan sumber daya alam secara berimbang agar pemerataan kesejahteraan dapat terwujud. 

Farhan menjelaskan, Ketapang sejahtera dapat terwujud dengan penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran, peningkatan daya beli masyarakat, peningkatan ketersediaan cadangan pangan dan peningkatan kontribusi sektor pertanian perikanan dan perdagangan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini