![]() |
| Terminal Bandara Rahadi Oesman Ketapang ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir 2025. (Suarakalbar.co.id/Agustiandi) |
Dwi Muji menyampaikan, pembangunan terminal bandara tersebut ditargetkan tuntas pada akhir 2025, mencakup penyelesaian interior, eksterior, instalasi mekanikal dan elektrikal, pendingin udara, CCTV hingga sistem keamanannya.
"InsyaAllah tahun ini akan kita selesaikan, kita tuntaskan, targetnya diakhir tahun ini," ujar Dwi Muji, Selasa (16/9/2025).
Dwi Muji memaparkan, terminal baru akan memiliki luas 2.100 meter persegi, lebih besar dari terminal lama yang hanya 1.800 meter persegi. Dengan perluasan itu, kapasitas pelayanan penumpang diproyeksikan meningkat menjadi 400 orang secara bersamaan.
![]() |
| Kepala Kantor UPBU Kelas II Rahadi Oesman, Dwi Muji Raharjo (tengah) saat diwawancarai awak media. (Suarakalbar.co.id/Agustiandi) |
Dwi Muji menambahkan, tren pertumbuhan penumpang di Ketapang cenderung naik dari tahun ke tahun. Terminal lama dinilai tidak lagi memadai untuk menampung arus penumpang, terutama pada musim liburan dan periode sibuk lainnya.
"Saat ini sudah ada lima kali flight ya, saya lihat animo penumpangnya sangat bagus, terakhir izin reguler penerbangannya lima kali sehari," ucapnya. (Ndi)

