-->

Kebakaran Landa Losmen Putra Pura di Imam Bonjol Ketapang

Editor: Agustiandi author photo

Api dan asap tebal membumbung dari bangunan Losmen Putra Pura di Jalan Imam Bonjol, Delta Pawan, Ketapang, Rabu (18/2/2026) sore. (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) - Sebuah bangunan Losmen Putra Pura di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, terbakar hebat, Rabu (18/2/2026) sore.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bangunan berlantai dua itu terdiri atas tiga bagian yang berdempetan. Dua bagian di sisi kanan difungsikan sebagai losmen, sedangkan satu bagian di ujung kiri merupakan rumah kontrakan.

Api melahap sebagian besar bangunan. Satu unit kendaraan roda tiga (tosa) yang terparkir di dalam turut hangus terbakar.

Seorang warga sekitar, Doel, mengatakan dua pintu di sisi kanan merupakan kamar losmen, sementara bagian yang terbakar parah berada di sisi kiri.

“Yang dua di sebelah kanan itu losmen, yang ujung kiri yang terbakar itu kontrakan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Ia menyebut, api pertama kali terlihat dari dalam bangunan kontrakan, tepatnya dari area belakang.

“Api muncul dari dalam bangunan yang dikontrakan, dari bagian belakang,” katanya.

Warga lainnya, Man, menuturkan peristiwa itu terjadi seusai salat Asar. Kepulan asap tebal awalnya terlihat dari dalam rumah kontrakan sebelum api membesar.

“Kejadiannya habis Asar. Awalnya asap muncul dari bangunan yang dikontrakan, api dari dalam situ,” ujarnya.

Melihat asap membumbung, Man langsung mendatangi lokasi. Namun, saat itu penghuni kontrakan tidak berada di tempat. Pintu dalam kondisi terkunci.

Ia sempat mencoba menghubungi penghuni melalui telepon, tetapi tidak tersambung karena ponsel yang bersangkutan tertinggal di dalam rumah.

“Pas lihat asap tebal saya langsung ke sini, tapi pintu semua terkunci. Saya sempat telepon, tapi HP-nya tidak dibawa,” ucapnya.

Di tengah kejadian, Man mengaku mendengar dua kali suara ledakan. Ia menduga suara tersebut berasal dari senapan angin milik penghuni kontrakan.

“Ada dua kali ledakan, itu dari senapan angin punya yang ngontrak,” katanya.

Menurut Man, selama ini penghuni kontrakan membuka warung kopi dan memasak di bagian depan bangunan. Karena itu, ia menduga kebakaran bukan dipicu kebocoran gas, melainkan akibat korsleting listrik.

“Kalau gas kayaknya enggak, soalnya mereka masak di depan. Kayaknya sih ini gara-gara listrik,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kebakaran. (Ndi) 

Share:
Komentar

Berita Terkini