-->

Mayat Mengering Ditemukan di Pondok Terbengkalai Air Upas, Identitas Masih Misterius

Editor: Agustiandi author photo

Proses evakuasi jenazah oleh aparat kepolisian dan tim medis dari lokasi penemuan di Dusun Ibul Baru, Kecamatan Air Upas, Kamis (12/2/2026). (ist) 
Air Upas (Suara Ketapang) – Penemuan sesosok mayat dalam kondisi telah mengering di sebuah pondok kebun terbengkalai di Dusun Ibul Baru, Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, menggegerkan masyarakat setempat, Kamis (12/2/2026).

Kasat Reskrim Polres Ketapang, IPTU Dedy Syahputra Bintang membenarkan kabar tersebut. 

"Sedang kita dalami penyebab kematiannya dan tim identifikasi kita sudah turun tadi beserta Kapolsek Marau," ujarnya saat dikonfirmasi Suara Ketapang. 

Kapolsek Marau Polres Ketapang, IPDA Septo Suria mengatakan jenis kelamin korban belum dapat diidentifikasi. 

"Jenazah sudah dikirim ke RSUD dr Agoesdjam Ketapang untuk proses lebih lanjut,” ujar Septo saat dihubungi, Kamis malam.

Ia menjelaskan, penemuan mayat bermula saat seekor anjing milik warga terus menggonggong ke arah pondok kebun. Pemilik anjing kemudian memeriksa lokasi dan menemukan mayat di dalam pondok. Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, Kapolsek bersama personel Polsek Marau dan tim medis Puskesmas Air Upas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kepolisian merentangkan garing polisi di sebuah pondok kebun yang menjadi TKP penemuan mayat pada Kamis (12/2/2026). (ist) 
Mayat ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi tergeletak di dalam pondok yang sudah lama tidak digunakan.

Polisi telah mengamankan lokasi dan mengevakuasi jenazah. Pada pukul 15.35 WIB, jenazah diberangkatkan ke Ketapang untuk proses identifikasi oleh Tim Inafis Polres Ketapang.

“Penyebab kematian masih dalam penyelidikan,” kata Septo.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih mendalami identitas korban serta kemungkinan penyebab kematian. (Ndi) 

Share:
Komentar

Berita Terkini