-->

42 Homestay Warga Disiapkan Sambut Kafilah MTQ Kalbar di Sukadana

Editor: Agustiandi author photo

Masjid Agung Oesman Al-Khair Jalan Kota Karang, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana sebagai tempat Cabang Musabaqah Seni Baca Al-Qurán (Gol Tilawah Anak-anak, Tartil Usia Emas dan Anak-Anak) pada Acara MTQ XXXIV Provinsi Kalbar Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara. (ist) 
Sukadana (Suara Ketapang) – Panitia Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-39 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan 42 homestay milik warga di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, untuk menampung peserta dan pendamping dari seluruh kabupaten/kota di Kalbar.

Penyediaan homestay menjadi salah satu langkah utama panitia dalam memastikan kelancaran pelaksanaan MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada 1–9 Agustus 2026. Setiap kafilah akan menempati tiga rumah warga yang telah ditetapkan sebagai lokasi penginapan.

Ketua I Panitia MTQ Kalbar ke-39, Tasfirani, mengatakan seluruh homestay telah dipilih melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan kelayakan bangunan, kapasitas, serta akses menuju tempat ibadah.

"Panitia sudah menyiapkan 42 homestay atau rumah penduduk untuk seluruh kafilah dari kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Masing-masing kafilah akan menempati tiga rumah," kata Tasfirani di Sukadana, Rabu (29/7/2026).

Menurut dia, lokasi homestay sengaja dipilih yang berdekatan dengan masjid maupun musala. Selain memudahkan peserta menjalankan ibadah, lokasi tersebut juga dinilai mendukung kebutuhan sanitasi dan mempermudah koordinasi antaranggota kafilah.

"Rumah yang dipilih berada dekat dengan masjid atau musala sehingga memudahkan akses toilet sekaligus menjadi tempat berkumpul dan berkoordinasi bagi kafilah," ujarnya.

Tasfirani menambahkan, seluruh pemilik homestay telah berkoordinasi dengan liaison officer (LO) masing-masing kafilah, petugas keamanan, tenaga kesehatan, hingga tim konsumsi. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada peserta berjalan optimal selama MTQ berlangsung.

"Sampai saat ini semuanya sudah terkoordinasi dengan baik, baik pemilik homestay, LO, maupun petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi," katanya.

Selain menyiapkan akomodasi bagi peserta, panitia juga telah mengatur penginapan untuk tamu VVIP, VIP, serta tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pemerintah kabupaten/kota.

Di sisi lain, pelaksanaan MTQ juga diperkirakan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat Sukadana. Pemilik rumah yang dijadikan homestay memperoleh tambahan pendapatan, sementara meningkatnya kunjungan ke daerah tersebut diyakini akan menggerakkan sektor kuliner, transportasi, perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah seorang pemilik homestay, Noorhabib, yang akan menerima kafilah dari Kota Singkawang, mengaku bersyukur rumahnya dipercaya menjadi tempat menginap peserta MTQ.

"Saya bersyukur MTQ dilaksanakan di Sukadana karena membawa berkah bagi masyarakat Kayong Utara, khususnya warga Sukadana. Semoga kami bisa menjadi tuan rumah yang baik dan pelaksanaan MTQ berjalan sukses," ujarnya. (Ad) 


Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play