![]() |
| KM Dharma Ferry 2 melayani rute Ketapang-Semarang. Tarif tiket penumpang naik sekitar 10 persen mulai 1 Oktober 2026. (ist) |
Kenaikan tarif hanya berlaku bagi penumpang. Tarif kendaraan dan angkutan barang tidak mengalami perubahan.
Kepala Manager PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Ketapang, Syair Mahfud, mengatakan kenaikan tiket penumpang dewasa dan anak-anak berkisar Rp40 ribu. Sementara tarif penumpang bayi naik Rp5 ribu.
"Naik 10 persen atau sekitar Rp40 ribu untuk penumpang dewasa hingga anak-anak. Untuk penumpang bayi naik Rp5 ribu. Tarif kendaraan dan angkutan barang tidak ada perubahan," kata Syair saat diwawancarai, Jumat (25/9/2026).
Menurut dia, penyesuaian tarif dilakukan karena harga suku cadang kapal mengalami kenaikan. Biaya pengiriman dan harga sparepart menjadi faktor utama.
Syair memastikan kenaikan tersebut bukan disebabkan oleh harga bahan bakar minyak (BBM).
"Kenaikan tarif ini tidak dipengaruhi harga BBM. Faktor terbesar adalah suku cadang yang mengalami kenaikan, baik biaya pengiriman maupun nilai sparepart itu sendiri. Komponen kapal sebagian besar berasal dari luar negeri," ujarnya.
Seiring penyesuaian tarif, PT DLU juga melakukan peningkatan fasilitas di KM Dharma Ferry 2. Salah satunya penambahan meja dan sofa di area kafetaria untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang.
Syair meminta calon penumpang memahami kebijakan penyesuaian tarif tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi dan tidak menggunakan jasa calo.
Pemesanan tiket dapat dilakukan di loket Kantor Cabang DLU Ketapang di Jalan Sisingamangaraja Nomor 126, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan.
Tiket juga tersedia melalui sejumlah agen resmi serta aplikasi DLU Ferry yang dapat diunduh melalui App Store dan Play Store.
Pemesanan melalui agen resmi atau aplikasi juga memudahkan penumpang memperoleh informasi jadwal keberangkatan melalui notifikasi aplikasi dan WhatsApp.
Rincian Tarif Baru
Berikut tarif tiket KM Dharma Ferry 2 rute Ketapang-Semarang yang berlaku mulai 1 Oktober 2026:
Ekonomi Duduk
Dewasa: Rp380 ribu menjadi Rp420 ribu.
Anak: Rp285 ribu menjadi Rp315 ribu.
Bayi: Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu.
Ekonomi Tidur
Dewasa: Rp390 ribu menjadi Rp430 ribu.
Anak: Rp295 ribu menjadi Rp325 ribu.
Bayi: Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu. (*)
