-->

Bandara Rahadi Oesman Andalkan Genset, Penerbangan Tetap Lancar

Editor: Agustiandi author photo

Pelayanan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang tetap berjalan normal di tengah pemadaman listrik bergilir. Operasional penerbangan didukung genset berkapasitas 250 kVA, sementara calon penumpang diimbau datang lebih awal sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan pada sistem kelistrikan cadangan. (ist)

Ketapang (Suara Ketapang) - Pengoperasian Bandara Rahadi Oesman Ketapang dipastikan tetap berjalan normal meski Kabupaten Ketapang masih mengalami pemadaman listrik bergilir yang telah berlangsung sejak Kamis (2/7/2026).

Pelayanan kepada penumpang maupun aktivitas penerbangan tetap berlangsung tanpa gangguan berkat dukungan genset berkapasitas 250 kVA yang menjadi sumber listrik cadangan bandara.

Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny Suryana Harris, mengatakan seluruh fasilitas utama bandara tetap dapat beroperasi selama pemadaman berlangsung.

"Alhamdulillah operasional bandara udara tidak terkendala oleh pemadaman listrik bergilir yang saat ini terjadi di Ketapang. Hal ini karena Bandara Rahadi Oesman telah memiliki back up power berupa genset dengan daya 250 kVA," ujarnya, Minggu (5/6/2026). 

Meski operasional tetap berjalan lancar, penggunaan genset dengan durasi lebih lama berdampak pada meningkatnya konsumsi bahan bakar.

"Hanya saja konsumsi bahan bakar untuk genset mengalami kenaikan volume karena durasi operasional genset yang lebih lama dari biasanya," katanya.

Donny memastikan hingga saat ini belum ada perubahan jadwal penerbangan yang disebabkan oleh pemadaman listrik. Seluruh penerbangan masih beroperasi sesuai jadwal.

"Untuk jadwal penerbangan saat ini masih normal," ucapnya.

Namun demikian, pihak bandara mengimbau seluruh calon penumpang agar datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan pada sistem kelistrikan cadangan.

Menurut Donny, jika genset mengalami kendala, proses registrasi atau check-in penumpang harus dilakukan secara manual sehingga berpotensi memerlukan waktu lebih lama dan memengaruhi jadwal penerbangan.

"Kami mengimbau para calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara untuk melakukan registrasi atau check-in sebagai antisipasi apabila terjadi kendala pada genset sehingga perlu dilakukan proses check-in secara manual maupun adanya perubahan jadwal penerbangan," jelasnya. 

Pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Ketapang diketahui telah berlangsung sejak 2 Juli 2026. Durasi pemadaman yang sebelumnya sekitar lima jam per hari kini meningkat menjadi sekitar tujuh hingga delapan jam di sejumlah wilayah. (Ndi) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play