Terpilihnya Wafda diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga dayung di Kabupaten Ketapang. Kepengurusan baru langsung dihadapkan pada agenda penting, yakni mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kalimantan Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Pontianak pada November mendatang.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Wafda menegaskan kepengurusan yang baru tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi.
"Fokus utama organisasi adalah memperkuat pembinaan atlet melalui program latihan yang terarah, meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mempersiapkan tim terbaik agar mampu bersaing dan mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di ajang PORPROV," tegasnya.
Dalam kepemimpinannya, Wafda mengusung visi "Berprestasi, Kembangkan Dayung, Majukan Ketapang di Kancah Nasional dan Internasional." Visi tersebut akan diwujudkan melalui organisasi yang profesional serta pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Untuk merealisasikan visi tersebut, PODSI Ketapang menetapkan tiga misi utama, yakni meningkatkan prestasi olahraga dayung hingga tingkat nasional dan internasional, membentuk atlet yang disiplin, sportif, dan berintegritas, serta membangun organisasi yang solid, profesional, dan menjadi kebanggaan masyarakat.
Wafda juga mengajak seluruh pengurus, pelatih, atlet, Pemerintah Kabupaten Ketapang, KONI, dan seluruh insan olahraga untuk bersama-sama membangun prestasi dayung. Menurutnya, keberhasilan organisasi hanya dapat diraih melalui kerja sama, dedikasi, dan semangat kebersamaan seluruh pihak.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Ketapang, Theo Bernadhi, mengucapkan selamat atas suksesnya pelaksanaan Muskab PODSI sekaligus mengapresiasi terpilihnya Muhammad Wafda sebagai ketua periode 2026–2030.
"Semoga dalam penyusunan kepengurusan dapat mengakomodasi seluruh klub dayung yang ada. KONI mendukung jalannya organisasi melalui pelaksanaan Muskab yang telah sesuai mekanisme dan AD/ART. Kami berharap kepengurusan yang baru terus bersinergi dalam meningkatkan prestasi serta mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Theo.
Muskab PODSI Kabupaten Ketapang turut dihadiri Wakil Sekretaris KONI Kabupaten Ketapang Dwi Agus Muharria, Kepala Bidang Pengumpulan dan Pengolahan Data KONI Fahrudin, serta dipimpin oleh Dedi Kurniawan, sebagai pimpinan sidang.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PODSI Kabupaten Ketapang diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet dayung berprestasi sekaligus menjadikan cabang olahraga dayung sebagai salah satu andalan Kabupaten Ketapang di tingkat provinsi hingga nasional. (Ndi)
