![]() |
| Pemkab Ketapang mengundang masyarakat untuk doa bersama sebagai ikhtiar menghadapi kekeringan dan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (ist) |
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8/2026) malam, mulai pukul 19.30 WIB.
Doa bersama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko karhutla.
Selain memohon keselamatan dari bencana, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat berdoa agar hujan segera turun dengan cukup, merata dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan doa bersama lintas agama merupakan bentuk ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan serta ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Selain ikhtiar secara lahir melalui berbagai langkah penanganan, kita juga melakukan ikhtiar batin. Kita berdoa agar Kabupaten Ketapang diberikan keselamatan, dijauhkan dari bencana, dan segera diturunkan hujan yang cukup serta bermanfaat,” ujarnya.
Alex mengajak seluruh masyarakat Ketapang untuk menjaga kebersamaan dan meningkatkan kepedulian di tengah kondisi cuaca yang kering.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kita semua harus bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran dan saling membantu menghadapi kondisi ini,” katanya. (Ndi)
