-->

Karhutla di Pelang Ketapang Renggut Satu Nyawa

Editor: Agustiandi author photo

Karhutla di Pelang Kabupaten Ketapang, Kalbar, Selasa (4/8/2026) malam dilaporkan merenggut satu nyawa. (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pelang, Kabupaten Ketapang, Kalbar dilaporkan merenggut satu nyawa pada Selasa (4/8/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban seorang laki-laki, atas nama Taufik Hidayat, asal Desa Sungai Besar Kecamatan Matan Hilir Selatan

Korban diduga berupaya menerobos Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi yang saat itu berada di titik kebakaran. Kepulan asap tebal diduga membatasi jarak pandang sehingga korban terjebak di lokasi.

Petugas pemadam kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang kemudian melakukan pencarian setelah korban dilaporkan hilang. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh tim gabungan ke rumah sakit di Kabupaten Ketapang untuk penanganan lebih lanjut.

"Usia korban 26 tahun, kelahiran tahun 2.000," ungkap Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Sigunari. 

Selain merenggut korban jiwa, peristiwa karhutla tersebut juga menghanguskan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan korban. Satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi selamat. 

"Korban selamat atas nama Daryono (60 tahun), warga Tumbang Titi," ujar Koordinator SAR Ketapang Ayub. 

Jasad korban tengah dievakuasi petugas sebelum dibawa ke rumah sakit di pusat kota Kabupaten Ketapang, Selasa (4/8/2026) malam. (ist) 
Rekaman video yang diperoleh menunjukkan kobaran api membesar dan melalap lahan di sepanjang kawasan tersebut. Asap pekat menyelimuti badan jalan hingga mengurangi jarak pandang dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Pengguna jalan pun diimbau untuk tidak nekat menerobos jalan tersebut hingga karhutla dapat dikendalikan. 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran maupun kronologi lengkap kejadian masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (Ndi). 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play