![]() |
| Pengusaha muda asal Ketapang sekaligus CEO PT Garyber Link Group, Ryan Arizky Figur. (ist) |
Program yang diikuti 109 peserta dari berbagai latar belakang profesi tersebut dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., dan diakhiri dengan penutupan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Bogor, pada Senin (28/9).
Ryan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Ketapang dan Ketua Umum BEPRO Kalimantan Barat memperoleh pembekalan mengenai empat konsensus dasar bangsa, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta materi Wawasan Nusantara, ketahanan nasional, kepemimpinan, dan tantangan disrupsi teknologi.
“PPNK memberikan perspektif yang lebih luas bagi saya. Kepemimpinan bukan hanya tentang mencapai target, tetapi juga bagaimana setiap keputusan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Ryan.
Sebagai putra daerah, Ryan menilai Kalimantan Barat memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar. Potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas generasi muda dan perluasan kesempatan berusaha.
“Generasi muda daerah harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton. Mereka harus mampu bersaing, berinovasi, dan menciptakan peluang ekonomi di daerahnya sendiri,” ungkapnya.
Melalui HIPMI Ketapang dan BEPRO Kalimantan Barat, Ryan berkomitmen mendorong pengembangan kewirausahaan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Ilmu dan pengalaman dari PPNK merupakan bekal sekaligus amanah. Semoga dapat saya wujudkan melalui kontribusi nyata bagi kemajuan Ketapang, Kalimantan Barat, dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Ryan. (Ad)
