-->

Warga Krisis Air, Bupati Ketapang Tegur PDAM agar Turun Tangan

Editor: Agustiandi author photo

Bupati Ketapang Alexander Wilyo. (*) 
Ketapang (Suara Ketapang) - Bupati Ketapang Alexander Wilyo meminta Perumdam Tirta Pawan Ketapang ikut aktif menangani krisis air bersih akibat kemarau panjang.

Alex menilai penanganan karhutla dan dampaknya tidak bisa seluruhnya dibebankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Ini tidak bisa ditimpakan seluruhnya ke BPBD. BPBD ini biarkanlah mereka fokus kepada penanggulangan pemadaman,” kata Alex saat rapat daring bersama jajarannya se-Kabupaten Ketapang, Jumat (4/9/2026).

Alex meminta PDAM turun langsung dalam penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak. Menurut Alex, PDAM memiliki kompetensi khusus dalam urusan air.

"PDAM wajib turun bantu masyarakat, turut serta membantu, karena PDAM adalah spesialisnya air,” ujar Alex. 

Ia meminta Asisten II membahas lebih lanjut keterlibatan PDAM dalam distribusi air bersih. Wilayah terdampak, kata Alex, dapat dibagi agar penyaluran bantuan lebih terarah.

“Misalnya di area Ketapang ini nanti bisa dibagi, seperti Kecamatan Benua Kayong, Matan Hilir Selatan, Matan Hilir Utara, sampai ke Kendawangan dan lain sebagainya,” katanya.

Di sisi lain, Alex juga meminta camat di wilayah pedalaman mengambil langkah cepat ketika terjadi krisis air bersih.

Camat tidak perlu menunggu bantuan air dari pemerintah kabupaten.

“Kalau terjadi krisis air di wilayah pedalaman, saya minta juga camat untuk segera mengambil langkah. Tidak harus menunggu air bersih dari Ketapang,” ujarnya.

Camat diminta mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia di wilayah masing-masing. Mereka juga dapat menggandeng perusahaan yang berada di sekitar wilayah terdampak.

“Kerahkan seluruh kekuatan di sana. Bisa minta bantu dengan perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar,” katanya.

Alex menilai keterlibatan pihak swasta penting dalam mempercepat penanganan dampak kemarau.

“OPD boleh bekerja sama dengan pihak lain dan pihak swasta maupun perusahaan yang peduli terhadap masyarakat kita. Ini juga harus dilanjutkan oleh seluruh jajaran,” ujarnya.

Alex juga meminta Sekretaris Daerah Ketapang memonitor pergerakan seluruh OPD dalam menangani dampak kemarau panjang dan karhutla.

Ia ingin mengetahui OPD yang sudah bergerak maupun yang belum mengambil bagian.

“Saya minta juga ke Sekda untuk monitor seluruh OPD, sudah sejauh apa pergerakan mereka dalam penanganan gotong royong dampak dari kemarau panjang dan karhutla ini,” katanya.

“Mana-mana OPD yang sudah melaksanakan atau mana yang belum, saya ingin semuanya terlibat,” sambungnya. 

Alex mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. (Ad)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play