Kejuaraan Sumpit Dandim Cup 2019 Resmi Dimulai

Editor: Editor : Redaksi author photo
Kejuaraan Sumpit
Ketapang (Suara Ketapang) - Lomba kejuaraan Menyumpit Dandim Cup 2019 resmi dimulai. Kejuaraan bergengsi di Ketapang itu dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang Martin Rantan, di halaman Makodim 1203 Ketapang, Sabtu pagi (21/9/2019).

Berdasarkan catatan panita sebanyak 136 peserta ambil bagian pada turnamen tersebut. Selain unsur Forkopimda Kebupaten Ketapang ,ratusan masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya perlombaan yang menyediakan total hadiah Rp30 juta itu.

Bupati Ketapang, Martin Rantan mengucapkan selamat atas terselenggaranya kejuaraan menyumpit dandim cup 2019. Kejuaraan terselenggara berkat kerjasama Kodim 1203 dengan Pemda Ketapang.

"Kepada para peserta mari tunjukkan kemampuan dan raih prestasi dalam kejuaraan ini," ujar orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ketapang  itu juga berpesan kepada peserta khususnya yang masih sekolah agar terus menjadi fisik jika ingin menjadi seorang TNI, terlebih dari informasi yang didapat dari Dandim bahwa Kepala Staf Angkatan Darat berharap agar prajurit TNI banyak direkrut dari anak-anak daerah pedalaman.

"Tunjukkan prestasi termasuk mulai di momen ini, dan harapan semoga di Porprov mendatang supit bisa menjadi satu diantara cabang olaharaga yang dipertandingkan," harapnya.

Sementara itu  Dandim 1203 Ketapang, Letkol (kav) Jami'an mengatakan kalau kejuaraan lomba menyumpit ini digelar berkat kerjasama Pemda Ketapang dan Kodim 1203 Ketapang.

"Kita ucapkan terimakasih ke pihak-pihak mensuport terselenggaranya kegiatan menyumpit dandim cup 2019," katanya.

Ia melanjutkan, meskipun dengan persiapan yang agak terbatas lantaran konsentrasi pihaknya fokus pada kegiatanan penanganan Karhutla, namun pihaknya merasa senang melihat antusias peserta yang tercatat sebanyak 137 orang bahkan diantaranya berasal dari luar Kabupaten Ketapang.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan terus menjaga persatuan dan kesatuan melalui olahraga tradisional. Selain itu kegiatan juga untuk memperkenalkan olahraga-olahraga tradisional yang ada di daerah," tutupnya. (Ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini