Panen Sawit, Karyawan PT Cargill Grup Tewas Tersengat Listrik

Editor: Redaksi author photo
Korban saat dievakuasi dari kebun sawit milik PT HSL Cargill Grup  
Manis Mata  (Suara Ketapang) - Seorang  karyawan PT Harapan Sawit Lestari (HSL) Cargill Group, Lukman (43) tewas saat memanen sawit. Korban kehilangan nyawanya karena tersengat listrik saat panen sawit di Blok M.5 Divisi III Betivau Estate (BTE) Dusun Bagan Kusik Desa Asam Besar Kecamatan Manis Mata Kabupaten Ketapang Kalbar, Minggu (20/10/2019).

Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat melalui Kapolsek Manis Mata AKP Yafet Efraim Patabang mengungkapkan, saat kejadian korban tengah panen buah kelapa sawit dengan menggunakan enggrek yang  panjangnya sekitar 10,4 meter dengan jaraknya sekitar tiga meter dengan jalur kabel PLN.

"Saat memotong buah sawit  alat enggrek terlempar ke belakang dan menyenggol kabel listrik PLN dan langsung kesetrum aliran listrik. Korban langsung meninggal dunia di tempat kejadian. Tepatnya di tepi Jalan Provinsi Ketapang - Manis Mata", ungkapnya.

Ia mengatakan pada saat kecelakaan kerja tersebut korban memotong buah dan pelepah sawit dengan posisi membelakangi jalur PLN.

"Diduga saat memotong buah dan pelepah sawit  alat enggrek terlempar ke belakang dan menempel di kabel jalur aliran litrik PLN yang masih dipegang korban. Korban pun  langsung terjatuh dan bersujud, kemudian ditolong oleh para saksi langsung dibawa ke Balai Pengobatan PT HSL," paparnya.

Dari hasil pemeriksaan dokter dan medis Balai pengobatan PT HSL Manis Mata  tidak ditemukan tanda kekerasan di bagian tubuh korban. Korban pun dipastikan tewas  akibat terkena aliran listrik dengan tegangan sangat tinggi.
Pohon sawit yang tampak tak begitu jauh dari kabel milik PLN 

Sementara itu, pihak perusahaan melalui Comunication PT HSL, Dewi Mayasari mengungkapkan pihaknya kini tengah melakukan investasi terkait kecelakaan kerja yang dialami korban.

"Kami sepenuhnya membantu keluarga Lukman pada masa sulit ini. Perusahaan menyampaikan turut berbela sungkawa yang dalam kepada keluarga dan rekan-rekan yang yang ditinggalkan", tuturnya.

Ia menambahkan keselamatan dan keamanan karyawan, kontraktor, beserta keluarga merupakan hal yang terpenting bagi perusahaan.

"Kami akan mempelajari hasil investigasi untuk meningkatkan keselamatan di tempat kerja," tutupnya. (Ndi)
Share:
Komentar

Berita Terkini