851 KK Terdampak Banjir Jelai Hulu dan Manis Mata

Editor: Redaksi author photo

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro
Ketapang (Suara Ketapang) - Berdasarkan data  BPBD Kabupaten Ketapang, sebanyak 851 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di Kecamatan Jelai Hulu dan Kecamatan Manis Mata. Tim Rekasi Cepat (TRC)  BPBD Kabupaten Ketapang mengabarkan, hingga Rabu (24/6) sore debit air masih meningkat. Meski demikian hingga kini tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut.

“Kecamatan Jelai Hulu ada 13 desa (banjir) 469 KK, sementara Kecamatan Manis Mata ada sembilan desa, 382 KK,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro, Rabu (24/6/2020) Sore.

Sejauh ini, lanjut Yunifar, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah mendistribusikan bantuan berupa beras sebanyak 940 kilogram dan mie instan sebanyak 47 dus kepada beberapa desa. Sebagian desa sulit diakses lantaran jalur transportasi darat terputus karena genangan banjir.

“Tim kami biasa menempuh Jelai Hulu empat jam tigapuluh menit, namun saat kondisi banjir seperti ini, berangkatnya subuh nyampainya lebih kurang jam empat, jam lima sore,” akunya.

Baca Juga : 2 Hari Kedepan Curah Hujan di Ketapang Masih Tinggi

Selain akses jalan putus, TRC  BPBD Kabupaten Ketapang juga dihambat dengan terbatasnya akses telekomunikasi. Hal itu berdampak pada lambannya informasi yang masuk.  Akibat banjir, seluruh aktivitas warga lumpuh total. Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus melakukan upaya maksimal guna memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

“Besok insyaallah, kami juga akan mendistribusikan bantuan untuk saudara kami yang ada di Jelai Hulu dan inysallah juga akan melebar ke Kecamatan Manis Mata,”tambahnya.

Guna memudahkan pendistribusian bantuan baik obat-obatan maupun logistik, BPBD Kabupaten Ketapang meminta agar setiap desa mendirikan posko masing-masing di daerah yang dianggap paling strategis.

“Agar pendistribusian bantuan lebih cepat menyentuh, karena saat ini sudah ada juga masyarakat yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi,” katanya.   

Baca Juga : Wabup : Akan Segara Terbitkan Perda Larangan Bermain Layangan di Ketapang

Selain bantuan dari Pemda setempat, BPBD Kabupaten Ketapang juga membuka posko bantuan jika ada pihak swasta yang ingin membantu masyarakat yang kini masih berjuang melawan banjir.

“Kami juga membuka ruang kepada saudara-saudara kami yang ingin berbagi kasih dengan saudara kami yang ada di Jelai Hulu dan Manis Mata, kami membuka sebesar-besarnya pintu bantuan. Kami juga sudah ada menerima bantuan sembako dari pihak swasta. Itu akan kami distribusikan dan kami catat,” pungkasnya.  (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini