Banjir Rendam Dusun Tapan Jaya, Jelai Hulu, Kedalaman Air Hingga 2,5 Meter

Editor: Redaksi author photo

Banjir rendam Dusun Tapan Jaya Desa Deranuk Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang, Kalbar. Ketinggian air mencapai 2,5 meter. (Ist)
Jelai Hulu (Suara Ketapang) - Sejak dua hari, banjir merendam Dusun Tapan Jaya (Limus) Desa Deranuk Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang, Jum'at (16/7/2021). Banjir diakibatkan curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir.

Kepala Desa Deranuk, Apiong menceritakan, debit air semakin meningkat lantaran adanya banjir kiriman daerah hulu.

""Curah hujan yang terjadi dan luapan air kiriman dari daerah hulu mengakibatkan  rumah warga di daerah Dusun Deranuk terendam banjir," ujarnya.

Apiong memaparkan, sebanyak 23 rumah warga dusun terendam banjir. Sementara  titik terdalam banjir mencapai 2,5 Meter.

Pihak desa telah menyampaikan informasi musibah tersebut kepada pemerintah daerah dan perusahaan yang berinvestasi di daerah sekitar. Namun belum ada satupun bantuan.

"Kami sudah berupaya memberikan proposal hanya kepada PT Cargill dan PT PTS, untuk menindaklanjuti masalah warga yang terendam banjir ini," ucapnya.

Guna menghindari kemungkinan air semakin tinggi, warga yang rumahnya terendam diimbau mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terendam banjir.

Saat dikonfirmasi, Camat Jelai Hulu, Markus mengatakan, hingga Sabtu (17/7) banjir masih terjadi. Namun air berangsur surut.

"Masih banjir, cuman hari ini air mulai surut, petugas dari BPBD sudah datang kemaren siang dan dari investor blom ada, kemungkinan siang ini ada datang dari Cargill," katanya.

Khusus di Kecamatan Jelai Hulu, sebanyak 11 desa yang terdampak banjir. Lima desa diantaranya paling parah, seperti Desa Kusuma Jaya, Deranuk, Periangan, Asam Jelai dan Desa Biku Sarana. Beruntung Tidak ada korban atas musibah tersebut.

Sementara Kasi Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Ketapang Lauri Kariadi mengaku, pihaknya akan menyalurkan bantuan sembako hari Sabtu ini.

"Hari ini segera disalurkan menunggu proses," ujarnya. (Ndi)

Share:
Komentar

Berita Terkini