![]() |
| Empat orang anak di bawah umur yang sempat diamankan di Mapolsek Sungai Laur karena diduga mengkonsumsi narkoba. (ist) |
Dalam rekaman itu, warga memergoki para siswa di dalam ruang kelas. Di lokasi ditemukan alat isap atau bong yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang, IPTU Dewa Made Surita, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"(Kejadiannya) dua hari yang lalu kalau ngak salah, sampainya di Ketapang pun subuh," kata Dewa Made saat dikonfirmasi Suara Ketapang, Selasa (6/1/2026) malam
Ia menegaskan seluruh anak yang diamankan masih berstatus di bawah umur dan duduk di bangku SMP kelas IX.
“Kami menerima limpahan penanganan dari Polsek Sungai Laur terkait empat anak sekolah yang diamankan warga karena diduga menggunakan sabu,” jelasnya.
Dewa Made mengungkapkan, keempat siswa tersebut awalnya diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Sungai Laur. Selanjutnya, kasus tersebut dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Ketapang. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orang tua masing-masing.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, polisi membawa keempat siswa tersebut untuk menjalani tes urine di RS Agusdjam Ketapang. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya dinyatakan negatif dari zat narkotika.
“Berdasarkan hasil tes urine yang negatif, kami lakukan gelar perkara bersama Polsek Sungai Laur dan Satnarkoba Polres Ketapang. Anak-anak tersebut kemudian dikembalikan kepada orang tua,” ujarnya.
Meski demikian, polisi tetap mengambil langkah pencegahan. Keempat siswa diwajibkan melakukan wajib lapor secara berkala bersama orang tua sebagai bentuk pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
Terkait barang bukti, Dewa Made menyebut tidak ditemukan narkotika jenis sabu. Namun, polisi mengamankan sejumlah alat yang diduga digunakan, berupa bong, pipet, plastik klip dan korek api.
“Barang bukti narkoba tidak ada. Barang yang sempat dibeli ternyata palsu, sehingga hasil tes urine negatif,” kata dia. (Ndi)
