Kemacetan panjang di jalan nasional itu tak terhindarkan setelah sejumlah kendaraan besar, terutama truk angkutan CPO, truk pupuk, serta truk logging milik PT Alas Kusuma terjebak di badan jalan yang berlumpur dan licin.
Kondisi semakin parah lantaran curah hujan tinggi membuat struktur jalan tanah menjadi becek dan sulit dilalui.
Akibatnya, kendaraan dari dua arah tidak dapat bergerak dan aktivitas warga sempat lumpuh. Jalur tersebut merupakan akses vital penghubung Kecamatan Nanga Tayap menuju pusat kota Kabupaten Ketapang.
Menanggapi kondisi tersebut, Kapolsek Nanga Tayap Polres Ketapang, AKP Bagus Tri Baskoro, turun langsung ke lokasi bersama personel untuk melakukan penanganan cepat di lapangan.
Petugas melakukan pengaturan lalu lintas, mengalihkan kendaraan melalui jalur alternatif berupa jalan desa sementara, serta memasang knepel di sejumlah titik kerusakan guna mempercepat proses normalisasi arus kendaraan.
Bagus menyampaikan bahwa kemacetan terjadi murni akibat kondisi jalan yang mengalami kerusakan berat.
“Kerusakan jalan cukup parah dan diperburuk oleh intensitas hujan tinggi, sehingga kendaraan berat sulit melintas," ujar Bagus.
Bagus menjelaskan, kehadiran Polri di lapangan sebagai bentuk pelayanan agar arus lalu lintas bisa kembali berjalan dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan dan patroli rutin di lokasi tersebut guna menjaga kelancaran lalu lintas serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (Ndi)
