-->

Ketapang Dorong Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Desa Ratu Elok

Editor: Agustiandi author photo

Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama unsur pimpinan Forkopimda setempat berpose disela-sela nanam jagung di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Sabtu (31/1/2026). (ist) 
Ketapang (Suara Ketapang) - Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Polres Ketapang menanam jagung di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Sabtu (31/1/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan Kuartal I 2026 yang digagas Polri secara nasional.

Penanaman jagung tersebut sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI, khususnya penguatan ketahanan dan kemandirian pangan. 

Program ini dilaksanakan Polri secara berkala setiap kuartal, sementara pemerintah daerah berperan menyesuaikan dan memperkuat implementasinya di tingkat lokal.

Bagi Pemkab Ketapang, kegiatan ini dimaknai sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi desa. Lahan produktif, sumber daya lokal, serta kolaborasi lintas sektor menjadi tumpuan utama.

Kegiatan penanaman jagung di Ratu Elok dihadiri unsur Forkopimda dan Forkopimcam, antara lain Kapolres dan Wakapolres Ketapang, perwakilan Kodim 1203/Ketapang dan Lanal Ketapang, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Camat Manis Mata, serta manajemen perusahaan mitra, Cargill.

Penanaman dilakukan secara gotong royong, melibatkan aparat, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Model kolaboratif ini diharapkan memperkuat daya tahan desa sekaligus mendorong produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyebut kegiatan ini bukan menjadi bagian dari strategi besar pembangunan Ketapang. 

Ia mengapresiasi Desa Ratu Elok sebagai desa pertama di Kecamatan Manis Mata yang memulai penanaman jagung dalam kerangka program ketahanan pangan.

“Harapannya, langkah ini bisa diikuti desa-desa lain. Ketahanan pangan tidak bisa ditunda dan tidak bisa dikerjakan sendiri,” ujarnya.

Keterlibatan Polri dinilai penting dalam memperkuat ketahanan nasional. Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri berperan sebagai pendamping dan penggerak masyarakat tani agar lebih produktif dan mandiri.

Melalui sinergi pemerintah daerah, Polri, TNI, dan dunia usaha, Desa Ratu Elok diarahkan menjadi percontohan desa ketahanan pangan berbasis jagung di wilayah Manis Mata.

Pemerintah daerah berharap penanaman ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut pada perawatan yang konsisten hingga menghasilkan panen yang optimal. Ketahanan pangan, menurut pemerintah, menyangkut hajat hidup dan martabat masyarakat luas, dengan desa sebagai fondasi utamanya. (Ad) 

Share:
Komentar

Berita Terkini