![]() |
| Pemkab Ketapang menggelar rapat guna mengumpulkan data lapangan sekaligus menyusun langkah penanganan teror Air Upas di kantor bupati Ketapang, Sabtu (25/4/2026). (Foto : Prokopim) |
Melalui rapat koordinasi yang digelar pada Sabtu (25/4/2026), Pemkab Ketapang mengumpulkan data lapangan sekaligus menyusun langkah penanganan yang terukur. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Repalianto, dan dihadiri unsur perangkat daerah, kecamatan, serta aparat keamanan.
Dalam arahannya, Repalianto menegaskan pentingnya akurasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ia meminta seluruh pihak menyusun laporan secara lengkap dan terverifikasi.
“Laporan harus memuat kronologi kejadian, data peristiwa, serta langkah-langkah yang telah dilakukan. Pastikan seluruh informasi valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, hasil rapat tersebut akan diformalkan menjadi laporan resmi Bupati Ketapang kepada Gubernur Kalimantan Barat sebagai bahan tindak lanjut di tingkat provinsi.
Tak hanya fokus pada pelaporan, rapat juga membahas langkah antisipasi untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi lintas sektor bersama aparat keamanan, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Pemkab Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kondisi di Kecamatan Air Upas diharapkan segera kembali aman dan kondusif. (Ad)
