Kegiatan tersebut digelar di halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Senin (13/4/2026).
Dalam sambutannya, Jamhuri Amir menegaskan bahwa ajang O2SN dan FLS3N merupakan wadah strategis dalam membina karakter generasi muda sejak dini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, kreativitas, serta semangat berkompetisi secara sehat.
“Kegiatan ini menjadi upaya mendorong pengembangan potensi siswa di bidang olahraga, seni, dan sastra sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan karakter anak tidak semata ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga mencakup kecerdasan emosional, sosial, dan spiritual.
Selain itu, Jamhuri Amir mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari panitia, tenaga pendidik, hingga peran aktif orang tua siswa.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa SD/MI se-Kecamatan Benua Kayong yang berkompetisi dalam berbagai cabang lomba olahraga, seni, dan sastra.
Melalui ajang ini, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi, baik di tingkat daerah maupun hingga ke jenjang yang lebih tinggi. (Ad)
