Bagi sebagian masyarakat, torpedo dipercaya dapat meningkatkan stamina dan vitalitas pria. Kepercayaan turun-temurun itu membuat bagian hewan kurban tersebut kerap diburu saat proses penyembelihan berlangsung.
Salah satunya diungkapkan Bambang (50), warga Kecamatan Matan Hilir Selatan. Ia mengaku selalu memanfaatkan momen Iduladha untuk mendapatkan torpedo kambing maupun sapi.
“Kalau hari biasa susah dapatnya. Pas Iduladha seperti ini lebih mudah, karena banyak orang tidak mau makan. Alhamdulillah tahun ini dapat enam torpedo,” ujarnya, Rabu (27/5/2026) sore.
Menurut Bambang, torpedo yang didapat rencananya akan dimasak kecap pedas dengan tambahan rempah seperti jahe dan kencur agar lebih nikmat disantap.
Ia juga percaya torpedo memiliki manfaat untuk meningkatkan stamina pria, meski belum mengetahui secara pasti penjelasan medisnya.
“Kalau secara medis saya belum tahu, tapi saya percaya bisa menambah tenaga dan stamina pria,” katanya sambil tersenyum.
Meski dipercaya sebagian masyarakat sebagai makanan penambah vitalitas, faktanya belum ada penelitian medis yang membuktikan torpedo kambing atau sapi dapat meningkatkan gairah seksual pria.
Melansir penjelasan dari Alodokter.com, anggapan torpedo sebagai afrodisiak lebih banyak dipengaruhi sugesti, budaya, dan kepercayaan turun-temurun dibanding kandungan nutrisi tertentu.
Secara umum, torpedo kambing maupun sapi memang mengandung protein hewani, zat besi, dan zinc yang baik untuk tubuh. Kandungan tersebut berfungsi membantu pembentukan jaringan tubuh, produksi darah, serta menjaga sistem imun.
Namun, nutrisi tersebut sebenarnya juga bisa diperoleh dari bagian daging lain, ikan, ayam, maupun telur.
Karena itu, konsumsi torpedo kambing atau sapi lebih tepat dipandang sebagai bagian dari tradisi dan selera kuliner masyarakat saat Iduladha, bukan sebagai obat kuat alami yang terbukti secara medis. (Ndi)
